Dikritik Presiden soal Sowan ke Ormas Pembuat Keributan, Ini Kata Polri

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 03 Desember 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 337 2511467 dikritik-presiden-soal-sowan-ke-ormas-pembuat-keributan-ini-kata-polri-w3554fAURA.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritik personel kepolisian lantaran sowan ke tokoh ormas yang kerap membuat keributan. Dalam pengarahan di Apel Kasatwil Polri di Bali, Jokowi mempertanyakan apakah hal itu benar atau justru menggadaikan kewibawaan dari institusi Polri.

Menanggapi hal tersebut, Polri memastikan tidak akan ragu untuk menindak tegas siapa pun atau ormas mana pun yang kerap mengganggu kamtibmas serta membuat keributan.

"Polri tetap menjaga marwah organisasi dan tidak segan-segan untuk melaksanakan gakkum (penegakan hukum) secara profesional dan proporsional," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (3/12/2021).

Menurut Dedi, personel kepolisian akan terus melakukan penegakan hukum secara profesional. Ia juga berharap, jajaran Korps Bhayangkara tak menggadaikan kewibawaannya karena sowan ke pelanggar hukum.

Baca juga: Pesan Jokowi ke Kapolri : Ganti Kapolda yang Tak Bisa Kawal Investasi di Daerah

"Ya intinya seperti itu, agar jangan ragu laksanakan gakkum secara profesional dan proporsional," ujar Dedi.

Jokowi sebelumnya mengatakan, Polri harus memiliki ketegasan dan kewibawaan. Namun, Jokowi mengungkapkan kekecewaannya karena ada pejabat tinggi Polri yang baru dilantik malah mendatangi sesepuh ormas yang sering membuat keributan.

Baca juga: Blusukan ke Terminal BBM di Bali, Presiden Jokowi Cek Pasokan

“Saya sudah lama sekali ingin menyampaikan. Ada kapolda baru, ada kapolres baru, malah datang kepada sesepuhnya ormas yang sering membuat keributan. Benar ini?” ujarnya.

Dia mengatakan, kebanyakan pejabat Polri menjawab kunjungan tersebut untuk situasi yang kondusif. Tapi lagi-lagi Jokowi mempertanyakan apakah cara itu betul. Ia kembali menegaskan agar Polri tidak menggadaikan kewibawaannya kepada pelanggar hukum.

"Saya tanya ke kapolres. Kenapa bapak melakukan ini? Supaya kotanya kondusif. Tapi apakah cara itu betul? Hati-hati jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum. Banyak ini saya lihat. Saudara-saudara harus memiliki kewibawaan. Polri harus memiliki kewibawaan,” tuturnya.

Baca juga: Presiden Jokowi: Varian Omicron Bisa Dibawa WNA dan Pekerja Migran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini