Lebih 20 Juta Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Air dalam 4 Hari Terakhir

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 02 Desember 2021 19:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 337 2511047 lebih-20-juta-vaksin-covid-19-tiba-di-tanah-air-dalam-4-hari-terakhir-8wfXWpllsu.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pemerintah mendatangkan lebih 20 juta vaksin Covid-19 dalam empat hari terakhir. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya keras pemerintah dalam memenuhi kebutuhan vaksin bagi masyarakat Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menjelaskan, kedatangan vaksin tersebut tiba di tanah air dalam lima tahap, yakni tahap ke-139, 140, 141, 142, dan 143. Menurutnya, dalam tahap ke-139 yang tiba berupa vaksin Sinovac sejumlah 4 juta dosis pada Senin (29/11/2021).

Tahap ke-140 juga vaksin Sinovac sejumlah 4 juta dosis pada Selasa (30/11/2021) dan pada Rabu (1/12/2021) tiba dalam tahap ke-141 juga vaksin Sinovac dalam jumlah 3,6 juta dosis.

Adapun pada tahap ke-142 yang tiba di tanah air berupa AstraZeneca dengan jumlah 9.114.040 dosis juga pada Rabu (1/12/2021). Sementara pada tahap ke-143 tiba vaksin Pfizer dalam jumlah 191.880 dosis pada Kamis (2/12/2021).

“Hingga sudah lebih dari 380 juta dosis vaksin yang datang di Indonesia baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun bentuk jadi,” ujar Johnny dalam keterangan yang diterima, Kamis (2/12/2021).

Johnny mengatakan, pemerintah terus mendatangkan vaksin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karenanya, pemerintah minta masyarakat yang belum divaksinasi untuk segera divaksinasi dan jangan menunda-nunda, termasuk dengan alasan pilih-pilih merek vaksin. Karena semua vaksin aman dan berkhasiat.

Johnny menegaskan, vaksinasi menjadi salah satu cara untuk melindungi diri kita dari ancaman COVID-19. “Jangan pilih-pilih vaksin, segera lakukan vaksinasi untuk melindungi diri dari resiko sakit berat jika terinfeksi COVID-19,” tegasnya.

Johnny mengatakan sejumlah daerah mengalami peningkatan level dan adanya kenaikan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga mengindikasikan masih adanya ancaman COVID-19.

Johnny mengingatkan, sangat penting untuk kembali lebih mawas diri, menjaga dan melindungi diri, keluarga, dan orang terdekat dari ancaman COVID-19 ini. Karena disiplin protokol kesehatan juga tetap harus dilakukan.

“Vaksinasi dan disiplin prokes adalah kombinasi yang dapat amat sangat membantu kita melindungi diri,” ujar Johnny.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini