Share

Presidensi G20, Jokowi Ingin Bangun Tata Kelola Dunia yang Sehat, Adil dan Berkelanjutan

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 01 Desember 2021 21:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 337 2510488 presidensi-g20-jokowi-ingin-bangun-tata-kelola-dunia-yang-sehat-adil-berkelanjutan-Oj0WDnyUUU.jpg Presiden Jokowi (Foto : Youtube Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Presidensi G20 di Indonesia merupakan sebuah kepercayaan dan kehormatan bagi Indonesia. Kepercayaan ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi dunia.

“Untuk membangun tata kelola dunia yang lebih sehat, adil dan berkelanjutan berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Untuk itu pada Presidensi G20 Indonesia mengusung tema recover together recover stronger,” ujar Kepala Negara dalam acara G20 Indonesia Presidency 2022 Opening Ceremony, Rabu (1/12/2021).

Jokowi menegaskan bahwa tidak ingin presidensi Indonesia hanya sebatas seremonial belaka. Dia mengungkapkan ada tiga fokus Indonesia sebagai presidensi G20. Di antaranya penanganan kesehatan inklusif, transformasi berbasis digital dan transisi menuju energi berkelanjutan.

Baca juga: Presidensi Indonesia G20 Akan Fokus pada 3 Topik Utama

“Saya ingin Presidensi Indonesia di G20 tidak sebatas seremonial belaka. Indonesia mendorong negara-negara G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata. Indonesia akan terus mendorong negara-negara G20 menghasilkan terobosan-terobosan besar. Indonesia akan terus mendorong negara-negara G20 membangun kolaborasi dan menggalang kekuatan untuk memastikan masyarakat dunia dapat merasakan dampak positif dari kerjasama ini,” tegas Presiden.

Jokowi juga mengungkapkan presidensi Indonesia di G20 akan digunakan untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan negara-negara berkembang. Di mana Indonesia akan berusaha membangun tata kelola yang lebih Adil.

“Indonesia berupaya memperkuat solidaritas dunia mengatasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Menggalang komitmen negara maju, membantu negara berkembang, negara kaya membantu negara miskin,” ujarnya.

Baginya kebersamaan adalah jawaban atas masa depan. Dengan semangat solidaritas Indonesia berupaya keras untuk menghasilkan inisiatif-inisiatif konkret.

“Untuk mendorong pemulihan situasi global agar segera pulih dan menjadi kuat. Recover together, recover stronger,” pungkasnya. (qlh)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini