KPK Gali Keterangan 4 Bos Perusahaan Swasta Usut Korupsi Proyek di Banjar

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 01 Desember 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 337 2510230 kpk-gali-keterangan-4-bos-perusahaan-swasta-usut-korupsi-proyek-di-banjar-ZM23gBOeAM.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjar tahun 2012-2017. Pengusutan itu ditandai pemanggilan empat orang saksi, hari ini.

Keempat saksi tersebut merupakan direktur perusahaan swasta. Keempatnya adalah Direktur CV Gayam, Hauran; Direktur CV Puncak Asih, Budi; Direktur CV Sumiaji, Joko; serta Direktur CV Sinar, Bayu. Mereka dipanggil untuk datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

"Bertempat di Gedung Merah Putih, tim penyidik mengagendakan pemanggilan saksi-saksi tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan ucapnya, Rabu (1/12/2021).

Sekadar informasi, KPK memang sedang melakukan penyidikan kasus dugaan suap terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017. Namun, KPK belum mengumumkan secara detail konstruksi serta tersangka dalam kasus ini.

Berdasarkan informasi yang dikantongi MNC Portal Indonesia, salah satu tersangka dalam perkara ini adalah Wali Kota Banjar periode 2008-2013, Herman Sutrisno. Herman diduga menerima suap dari Rahmat Wardi terkait proyek pada Dinas PUPR Kota Banjar.

Baca Juga : KPK Usut Peran Dodi Alex Noerdin dalam Atur Proyek di PUPR Muba

Informasi penetapan tersangka terhadap Herman Sutrisno itu terungkap dari surat panggilan pemeriksaan seorang saksi dalam perkara ini. Dalam surat tersebut, Herman Sutrisno telah ditetapkan sebagai tersangka dan surat tersebut ditandatangani oleh Deputi Bidang Penindakan KPK, Setyo Budiyanto.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan tahap pengumpulan alat bukti yang diantaranya memeriksa saksi dan melakukan kegiatan penggeledahan di beberapa tempat di Kota Banjar. Salah satu lokasi yang telah digeledah yakni pendopo Wali Kota Banjar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini