Waspadai Kasus Covid-19 Melonjak, Polri Gelar Operasi Kontijensi Selama Nataru

Antara, · Selasa 30 November 2021 20:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 337 2509864 waspadai-kasus-covid-19-melonjak-polri-gelar-operasi-kontijensi-selama-nataru-Tcmla3xefa.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Menjelang Natal dan menyambut Tahun baru 2022, Polri terus mewaspadai kemungkinan mobilitas masyarakat antar daerah/wilayah yang berpotensi melanggar protokol kesehatan dan meningkatkan penularan Covid 19.

Direktur Sosbud Baintelkam Polri, Brigjen Arif Rahman mengemukakan, pihaknya menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, termasuk di antaranya dengan melakukan Operasi Terpusat Kontijensi Aman Nusa II dan Operasi Lilin.

"Ini operasi untuk mengawal kebijakan PPKM level 3 saat Natal dan Tahun Baru," kata Arif.

Baca juga:  Jelang Libur Nataru, Polda Metro Jaya Tingkatkan Kemampuan Patroli Malam Hari

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, mengakui banyak data dan informasi yang menunjukkan, bahwa penanganan pandemik Covid 19 di Indonesia sangat baik, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota.

"Secara umum terjadi penurunan tren kasus baru mingguan sebesar 23 persen, dan jumlah kematian 16 persen dibanding minggu lalu," kata Dedi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Karo PID Humas Polri Brigjen Moh. Hendra Suhartiyobo, pada webinar itu.

Baca juga:  Cegah Lonjakan Covid-19, Berikut Upaya Pemerintah Hadapi Libur Nataru

Capaian itu, lanjut Dedi, menjadikan Indonesia masuk ke dalam wilayah Hijau atau Green Zone oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (US CDC) di Atalanta.

Sementara itu, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid 19, Sonny Harry B. Harmadi mengemukakan, per 29 November 2021 kasus aktif Covid 19 di Indonesia sebesar 7.960 atau 0,18% dari total kasus, atau di bawah rata-rata global yang saat ini mencapai 7,72%.

"Ini tidak lepas dari pencapaian vaksinasi yang gencar dilakukan, termasuk peran Polri dan TNI," kata Sonny seraya menambahkan secara kumulatif vaksinasi dosis I, II, dan III telah mencapai hampir 70% dari target.

Pemerintah, lanjut Sonny, mewaspadai ancaman gelombang ketiga Covid 19, di antaranya dengan menertibkan pelaku perjalanan dengan protokol kesehatan yang ketat, memastikan masyarakat melakukan 3M dengan disiplin dan konsisten, dan kampanye protokol kesehatan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi, menyampaikan penurunan signifikan kasus Covid-19 tidak lepas dari peran seluruh unsur masyarakat, utamanya TNI-Polri dalam melakukan sinergi menggeber pelaksanaan vaksinasi.

Nadia bersyukur saat ini hanya ada 3 daerah yang berstatus PPKM level 3, dan jumlah daerah yang masuk level 1 terus bertambah. Untuk itu, Nadia mengajak seluruh pihak mendukung langkah pemerintah yang menetapkam PPKM level 3 selama Nataru tahun ini.

"Kita batasi mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid 19, dan mengamankan dari kemungkinan munculnya gelombang ketiga," tutur Nadia.

Adapun sosiolog Imam Prasojo mengajak masyarakat untuk menyaring informasi dari sumber-sumber yang bisa dipertanggung jawabkan.

"Sekarang banyak media yang bisa digunakan untuk mendapatkan informasi yang benar," tegas Imam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini