Share

Belasan Anak Jadi Korban Kejahatan Seksual Game Online, Korban dari Sumatera sampai Papua

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 30 November 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 337 2509701 belasan-anak-jadi-korban-kejahatan-seksual-game-online-korban-dari-sumatera-sampai-papua-VPcZDMR9YJ.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap bahwa ada 11 anak perempuan yang menjadi korban kasus dugaan kejahatan seksual melalui game online.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Reinhard Hutagaol menyebut, ke-11 anak tersebut yang menjadi korban mulai dari usia 9 sampai dengan 17 tahun.

"11 anak perempuan (korban), umur 9-17 tahun," kata Reinhard dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2021).

Reinhard menyatakan, belasan korban tersebut tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Mulai dari Pulau Jawa hingga Papua.

"(Korban) tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua," ujar Reinhard.

Baca juga:Korban Pelecehan Seksual Anak Modus Game Online Free Fire Berjumlah 11 Orang

Dalam hal ini, penyidik sudah menemukan empat identitas dari para korban tersebut. Namun, tujuh lainnya masih didalami.

Baca juga: Bareskrim Bongkar Kejahatan Seksual Anak Melalui Game Online Free Fire

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan kejahatan seksual anak melalui game online. Dalam hal ini, penyidik menangkap satu orang tersangka berinisial S (21).

Adapun kasus ini terungkap berawal dari adanya aduan konten negatif dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Nomor 851/5/KPAI/VIII/2021, tanggal 23 Agustus 2021. Kemudian ditindaklanjuti adanya Laporan Polisi Nomor: LP/A/0574/IX/2021/SPKT. Dittipidsiber Bareskrim tanggal 22 September 2021.

Atas perbuatannya, S dipersangkakan dengan pasal berlapis yakni, Pasal 82 Jo Pasal 76 E UU No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, denda Rp5 miliar.

Kemudian, Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1); dan/atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, dengan hukuman paling lama 12 tahun atau denda Rp. 250 juta paling banyak Rp6 miliar. Serta Pasal 45 ayat (1) 3o Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan hukuman paling lama tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Baca juga: Pecahkan Rekor! EVOS Divine Kembali Juarai Free Fire Indonesia Master 2021 Fall

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini