Polri Terbitkan Surat Perpanjangan Masa Penangkapan Farid Okbah Cs

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 30 November 2021 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 337 2509618 polri-terbitkan-surat-perpanjangan-masa-penangkapan-farid-okbah-cs-8RrBj5rH58.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa belum menerbitkan surat perintah penahanan terhadap tersangka kasus dugaan tindak pidana terorisme Farid Ahmad Okbah, Ahmad Zain An-Najah, serta Anung Al-Hamat.

Mereka diketahui ditangkap pada 16 November lalu, sehingga sudah 14 hari penyidik Densus 88 melakukan serangkaian pemeriksaan intensif terhadap ketiga tersangka.

"Belum keluar surat penahanan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikonfirmasi, Selasa (30/11/2021).

Untuk diketahui, pada Pasal 28 ayat (1) Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme, penyidik memiliki waktu 14 hari masa penangkapan untuk memproses hukum tersangka kasus terorisme.

Baca juga: BNPT Imbau Milenial Waspadai Konten Terorisme dan Radikal di Medsos

Namun demikian, pada ayat (2) Pasal tersebut dijelaskan bahwa penyidik melalui Densus 88 dapat memperpanjang masa penangkapan tersebut selama tujuh hari.

Baca juga: MUI Dukung Densus 88 Tangkap Teroris, Tidak Ada Kriminalisasi Ulama dan Islamophobia

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut telah menerbitkan surat perintah perpanjangan masa penangkapan terhadap tiga terduga teoris tersebut.

"Atas dasar Pasal 28 ayat 2 Undang-undang anti terorisme maka penyidik dapat melakukan permohonan perpanjangan penangkapan ke 3 tersangka dan sudah terbit penetapan surat perintah perpanjangan masa penangkapan selama 7 hari kedepan," kata Ramadhan terpisah.

Baca juga: Pria Serukan Jihad Lawan Densus 88 Ternyata Sempat Ditangkap, Endingnya Begini

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini