Share

Buya Syafii Minta Kapolri Rekrut Santri Jadi Akpol untuk Tangani Radikalisme

Erfan Maaruf, iNews · Selasa 30 November 2021 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 337 2509582 buya-syafii-minta-kapolri-rekrut-santri-jadi-akpol-untuk-tangani-radikalisme-CWko1I4zTR.jpg Anggota Dewan Pengarah BPIP, Buya Sayfii Maarif (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Ahmad Syafii Maarif meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk merekrut santri berkualitas, untuk bergabung dalam pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol).

Syafii Maarif menilai rekrutmen santri menjadi polisi dianggap akan mempermudah menangani radikalisme.

"Berharap pada pihak kepolisan terutama Kapolri dan jajarannya untuk merekrut para santri menjadi Akpol," kata Syafi'i dalam video yang disebar di akun Twitter, Selasa (30/11/2021).

Baca juga:  Kisah Jenderal Hoegeng, Hidup Pas-pasan Walau Pernah Jadi Kapolri

Dia menilai tidak perlu banyak santri yang dimasukkan ke dalam Akpol, mainkan santri yang benar-benar berkualitas. Syafii menilai hal itu perlu dilakukan agar polisi dapat memiliki polisi yang mahir dalam agama untuk menghadapi kelompok radikal.

"Tujuannya untuk mendampingi polisi adanya kelompok-kelompok yang menyimpang ini kelompok yang anti Pancasila kelompok radikal," jelasnya.

Baca juga:  Kebiasaan Unik Jenderal Hoegeng, Berikan Surat Bertanda Lidah Api untuk Pejabat Nakal

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dia menyebut, jika ada perwira Polri yang dapat menguasai agama, Polri dapat secara mudah masuk melakukan pendekatan dengan kelompok-kelompok radikal.

"Kalau polisi mengerti agama mereka akan lebih mudah. Polisi harus proaktif untuk hal ini. Di cari yang betul-betul berkualitas sama seperti yang lain sampai mereka seperti mereka menjadi perwira tinggi yang mengerti kitab kuning," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini