Share

Pimpinan DPD RI Minta Reuni 212 Dibatalkan karena Masih Pandemi

Felldy Utama, iNews · Selasa 30 November 2021 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 337 2509462 pimpinan-dpd-ri-minta-reuni-212-dibatalkan-karena-masih-pandemi-qp2JiWb6gl.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin meminta penyelenggara Reuni 212 agar mengurungkan niatnya untuk melakukan aksi Reuni 212 pada tanggal 2 Desember mendatang.

Permintaan ini didasari karena belakangan tengah terjadi peningkatan angka kasus positif harian dan adanya ledakan varian baru Covid-19 jenis Omicron di banyak negara.

"Kami sangat menghargai dan mendukung setiap gerakan aksi damai umat Islam yang mengarah pada ukhuwah dan dakwah, namun karena situasi bangsa saat ini sedang dalam proses pemulihan yang sulit, maka kami harap para tokoh Umat untuk bersedia mengendalikan mobilitas masyarakat yang saat ini mulai bergerak menuju ke jakarta dan sekitarnya," kata Sultan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/11/2021).

Baca juga:  Ini Alasan Polisi Belum Keluarkan Izin Reuni 212

Menurut dia, meskipun pemerintah dan pihak keamanan tidak melarang aksi damai ini dilaksanakan, tapi dia berharap jangan sampai masyarakat lupa diri dan tidak peka dengan kondisi nasional yang sangat membutuhkan perilaku tertib protokol kesehatan dari masyarakat.

"Demi kebaikan bersama, Sebaiknya kita batalkan saja Reuni 212 kali ini," ujarnya.

 Baca juga: Polri Siapkan Strategi Antisipasi Rencana Reuni Aksi 212

Dia berpandangan, umat Islam Indonesia harus menjadi teladan bagi umat lainnya dalam segala upaya preventif dan pemulihan sosial ekonomi bangsa dari ancaman pandemi Covid-19 yang masih terus bermutasi.

Tingkat kerumunan massa aksi 212 yang terbilang sangat banyak ini belum layak untuk diterapkan sekarang. Untuk itu, ia berpesan agar jangan menganggap remeh dengan penyebaran Covid-19.

"Jangan sampai akan ada klaster 212 nantinya. Itu akan merugikan kita semua," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini