Share

Gunung Kemukus Dulu Tempat Esek-Esek, Disulap Jadi Wisata Keluarga

Agregasi Solopos, · Senin 29 November 2021 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 337 2509100 pemkab-sragen-sulap-the-new-kemukus-jadi-objek-wisata-keluarga-bukan-tempat-esek-esek-wzZeVaqJmo.jpg Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati tinjau proyek The New Kemukus. (Foto : Solopos/Diskominfo Sragen)

SRAGEN - Pemkab Sragen memiliki proyek mengubah objek wisata Gunung Kemukus menjadi The New Kemukus. Pasalnya, tempat tersebut sebelumnya dikenal sebagai objek wisata esek-esek.

Gunung Kemukus berlokasi di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang. Gunung Kemukus nantinya dibranding ulang menjadi The New Kemukus guna menjadi tempat wisata religi dan keluarga.

Proyek The New Kemukus menelan anggaran Rp48,4 miliar. Proyek ini ditargetkan rampung pada 5 Desember 2021.

Berdasarkan pantauan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, pada Jumat (26/11/2021), progres pembangunan sesuai trek, yakni telah mencapai 95%. Bupati yang akrab disapa Yuni ini yakin The New Kemukus bisa dibuka untuk umum tahun awal depan, meski belum ditetapkan tanggal pastinya.

“Alhamdulillah, Kemukus sudah hampir selesai, sekarang jadi keren. Pada 5 Desember mendatang ditargetkan harus selesai,” ucapnya, melansir Solopos, Senin (29/11/2021).

Yuni menjelaskan dibangunnya The New Kemukus ini untuk mengubah stigma negatif masyarakat tentang Gunung Kemukus.

Baca Juga : Mitos Ritual Seks untuk Pesugihan di Gunung Kemukus, Begini Kisah Dewi Ontrowulan dan Pangeran Samodro!

“Prioritasnya Pemkab Sragen ingin mengubah stigma negatif Gunung Kemukus. Tidak hanya mengubah citra, namun juga akan mengubah kehidupan masyarakat sekitar. Keberadaan Makam Pangeran Samudro bakal direvitalisasi karena menjadi daya tarik sebagai objek wisata religi,” tutur Bupati.

Ia pun memastikan akan melibatkan seluruh elemen warga di sekitar Gunung Kemukus untuk ambil bagian dalam pengelolaan The New Kemukus. Dengan pelibatan ini, masyarakat juga merasa memiliki dan mau ikut memajukan The New Kemukus.

“Satu per satu sektor pariwisata di Sragen segera bangkit lagi,” ujar Yuni, seperti dikutip dari situs resmi Pemkab Sragen.

Sebelumnya, Pada 2014 lalu, nama Gunung Kemukus sempat mendunia. Hal itu terjadi setelah sejumlah media asing memberitakan fenomena ritual sex mountain di objek wisata itu.

Menurut mitos yang berkembang, berhubungan seks dengan pasangan tak resmi di Gunung Kemukus merupakan bagian dari ritual yang harus dijalani para peziarah Makam Pangeran Samodro untuk mendapatkan kekayaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini