Share

Kopassus Bentrok dengan Brimob di Papua Dipicu Soal Rokok

Antara, · Senin 29 November 2021 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 337 2508958 kopassus-bentrok-dengan-brimob-di-papua-dipicu-soal-rokok-ywt9eqIg9w.jpg Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri/Antara

JAKARTA - Insiden perkelahian antara anggota Polri dan Kopassus di Tembagapura, Timika, telah diselesaikan secara damai. Kejadian tersebut hanya kesalahpahaman keduabelah pihak.

(Baca juga: Kisah Pedih Hendropriyono Bertempur dengan Anak Didiknya di Belantara Borneo)

Sebelumnya, video diduga keributan antar anggota TNI tergabung dalam Satgas Nanggala Kopassus dan anggota Brimob Polri dari Satgas Amole di Kabupaten Mimika beredar di media sosial.

"Tidak ada bentrok, salah paham saja itu. Sudah diselesaikan, sudah berdamai," ujar Kapolda Papua Irjen Pol Marthinus D Fakhiri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (29/11/2021).

Dia menambahkan, Satgas Nanggala dan Satgas Amole, sama-sama berada di bawah Operasi Satgas Nemangkawi.

(Baca juga: Asrama Brimob Kebakaran, Warga Panik Takut Amunisi Meledak)

"Nanggala juga kan itu di bawah Kapolda, karena di bawah Operasi Nemangkawi. Amole juga sama di bawah Kapolda, sudah diselesaikan langsung," kata Marthinus.

Kendati demikian, dia tidak merinci soal adanya korban dalam perkelahian tersebut, namun dia memastikan permasalahan sudah diselesaikan.

"Korban luka-luka biasa saja. sudah diselesaikan. Tidak masalah ya. Insya Allah aman-aman saja," tutupnya.

Berdasarkan siaran pers Humas Polda Papua, peristiwa kesalahpahaman tersebut terjadi Sabtu (27/11) bertempat di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua.

Kesalahpahaman tersebut berawal dari enam personel Satgas Amole Kompi 3 yang berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 yang sedang berjualan rokok.

Selanjutnya tiba Personel Nanggala Kopassus sebanyak 20 orang membeli rokok dan komplain mengenai harga rokok yang dijual personel Amole Kompi 3 Penugasan. Selanjutnya dan pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap enam Personel Amole Kompi 3 Penugasan.

Masih dalam keterangan pers tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan kasus tersebut merupakan kesalahpahaman antara personil Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole.

Pimpinan masing-masing setelah menerima laporan, langsung berkoordinasi untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut. Saat ini permasalahan tersebut telah diselesaikan secara damai.

"Selanjutnya, tindakan disiplin terhadap mereka yang terlibat perkelahian akan tetap dilakukan," kata Kamal.

Pasca kejadian tersebut situasi di Kabupaten Mimika khususnya di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua aman dan kondusif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini