Share

Cegah Varian Omicron, Pemerintah RI Larang Masuk Pelancong dari Afrika

Fahreza Rizky, Okezone · Minggu 28 November 2021 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 28 337 2508600 cegah-varian-omicron-pemerintah-ri-larang-masuk-pelancong-dari-afrika-Tz9oQZoNGW.jpg Ilustrasi (Freepik)

JAKARTA — Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menerbitkan peraturan mengenai pembatasan pelaku perjalanan internasional yang akan masuk wilayah Indonesia. Hal ini menyikapi munculnya varian baru Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara (Angga), menjelaskan aturan ini melarang masuknya orang asing ke wilayah Indonesia bagi yang mempunyai riwayat perjalanan mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia.

"Jika ada orang asing yang pernah berkunjung ke negara-negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, akan langsung ditolak masuk Indonesia di tempat pemeriksaan Imigrasi," kata Angga melalui keterangan tertulis, Minggu (28/11/2021).

Ditjen Imigrasi juga menangguhkan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria.

Baca Juga : PPKM Level 3 saat Libur Nataru, Menko Luhut: Demi Melindungi Rakyat

Angga menyebut, aturan pembatasan masuknya orang asing serta penangguhan sementara visa bagi negara terkait mulai berlaku pada Senin (29/11/2021).

Untuk orang asing selain dari negara-negara tersebut, Angga menambahkan, saat ini masih berlaku aturan pembatasan sesuai Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian Dalam Masa Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Jika masyarakat membutuhkan konsultasi lebih lanjut, kami sarankan menghubungi kami melalui livechat di www.imigrasi.go.id pada hari dan jam kerja, " tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini