PUPR Apresiasi Pemda Tanbu Inisiasi Rencana Pembangunan Bendungan Kusan

Tim Okezone, Okezone · Minggu 28 November 2021 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 28 337 2508570 pupr-apresiasi-pemda-tanbu-inisiasi-rencana-pembangunan-bendungan-kusan-WreIxGOn1C.jpg Pertemuan Bupati Tanbu dengan pejabat PUPR. (Foto: Istimewa)

JAKARTA โ€“ Kesadaran yang tinggi Pemda Tanah Bumbu (Tanbu) Kalimantan Selatan dalam pengelolaan sumber daya air mendapat apresiasi dari Direktur Bendungan dan Danau Kementerian PUPR, Airlangga Mardjono. Hal ini disampaikan Airlangga saat menerima kunjungan Bupati Tanbu, Zairullah Azhar beserta rombongan dalam rangka pemaparan rencana pembangunan Bendungan Kusan, Rabu 24 November 2021

Pada pertemuan tersebut hadir pula Sekretaris Daerah Tanbu, Ambo Sakka; Wakil Ketua DPRD Hasanuddil; Kadinas PUPR, Subhansyah; Bappeda Tanbu; perwakilan dari Propinsi Kalsel; serta Yulian Hadromi, Asisten Staf Khusus Wapres.

Rencana pembangunan Bendungan Kusan dilatarbelakangi oleh defisit energi listrik, terutama ada rencana pengembangan Kawasan Industri Batu Licin dan persiapan suplai ke Ibu Kota Negara (IKN), permasalahan bencana banjir, pengamanan stabilitas produksi pangan melalui suplai air irigasi dan pengadaan air baku.

Foto: Istimewa

Pemda Tanbu telah memulai pekerjaan persiapan rencana pembangunan bendungan ini sejak tahun 2017 dengan membuat Feasibility Study, Detail Desain (DD) Bendungan Tahap 1, DD Lanjutan Sidang Pleno Komisi Keamanan Bendungan, AMDAL, Penyusunan LARAP, dan PIPPIB Dirjen Plano Kehutanan dan Tata Lingkungan.

Sementara itu Airlangga Marjono menyampaikan bahwa saat ini ada 61 bendungan masuk dalam Proyek Strategis Nasional, 22 sudah selesai an 40 sedang berjalan.

โ€œDari pengalaman pengerjaan Bendungan tersebut, PUPR banyak belajar baik dari segi teknis, administrasi, sosial budaya serta pembiayaan. Untuk pembangunan 61 bendungan, perkiraan anggaran yang diperlukan kurang lebih 80 triliun total sampai selesai ditahun 2024,โ€ ujarnya.

Mengingat anggaran yang sangat besar dan risiko yang sangat besar, lanjut Marjono, tentu aspek kehati-hatian harus dikedepankan sehingga sesuai dengan amanat regulasi beberapa tahapan proses harus dilalui. Dalam paparan rencana pembangunan Bendungan Kusan, Airlangga melihat bahwa rencana pembangunan Bendungan Kusan ini sudah bisa mengikuti tahapan tahapan tersebut.

Beberapa hal penting disampaikan oleh Airlangga adalah terkait pemanfaatan bendungan. โ€œJangan sampai bendungan telah selesai tetapi pemanfaatannya tidak dapat dilakukan secara maksimal. Oleh karenanya, dari tahap awal sudah harus sudah dibicarakan dan direncanakan dengan stakeholder atau instansi terkait yang berhubungan misalnya dengan irigasi, air baku dan PLTA,โ€ ucapnya.

Direktur Bendungan juga menyoroti masalah pengadaan tanah . Karena hampir 90% dalam pembangunan bendungan adalah permasalahan tanah. Airlangga juga mengingatkan bahwa adanya Bendungan memang akan meminimalkan bahaya banjir tetapi tidak akan menghilangkan sama sekali bencana banjir tersebut.

Bupati Tanbu mengucapkan terima kasih atas masukan dan arahannya yang disampaikan Direktur Bendungan dan Danau. Tentunya masukan dan arahan yang diberikan akan menjadi perhatian dan ditindak lanjuti khususnya juga dalam soal pemanfaatan bendungan dan pengadaan tanah . Bupati juga mengharapkan dukungan dari Kementerian PUPR agar rencana Bendungan Kusan ini dapat terealisir dan dapat masuk dalam Proyek Strategis Nasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini