Share

Saudi Cabut Larangan Terbang, Warga Indonesia Bisa Umrah Mulai 1 Desember

Widya Michella, MNC Media · Minggu 28 November 2021 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 28 337 2508566 saudi-cabut-larangan-terbang-warga-indonesia-bisa-umrah-mulai-1-desember-h5LU5mO67N.jpg Jamaah Indonesia bisa mulai umrah 1 desember/ arab news

JAKARTA – Warga Indonesia yang ingin umrah saat ini dapat langsung terbang ke Arab Saudi tanpa harus transit ke negara ketiga. Hal ini setelah otoritas penerbangan Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA), menerbitkan edaran mengenai pembukaan suspend penerbangan dari Indonesia yang terhitung mulai 1 Desember 2021.

(Baca juga: Menag: Saudi Hapus Syarat Booster untuk Jamaah Umrah Indonesia)

"Menindaklanjuti dicabutnya suspend penerbangan, Kementerian Agama RI dan Kementerian Haji Saudi akan membahas teknis penyelenggaraan umrah," ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief Minggu(28/11/2021).

(Baca juga: Jamaah Indonesia Boleh Umrah Desember 2021, Berikut Persiapannya)

Kendati demikian, bukan berarti keberangkatan jamaah umrah bisa langsung dilakukan pada 1 Desember 2021. Karena masih ada proses persiapan yang harus dilakukan, antara lain terkait pendataan jamaah, paket layanan, dan pengurusan visa.

"Saya dan tim Konsul Haji KJRI Jeddah dijadwalkan hari ini membahas dan mendiskusikan skenario penyelenggaraan umrah bersama Kementerian Haji dan Umrah Saudi,"ucap dia.

Nantinya, pihaknya akan memaparkan kesiapan Indonesia dan skenario pemberangkatan jamaah umrah di masa pandemi. Skenario tersebut antara lain berkenaan dengan one gate policy (kebijakan satu pintu), skema karantina, validasi sertifikat vaksin dan hasil PCR, manasik umrah di masa pandemi, serta lainnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

"Dengan Kemenhaj Saudi, kita juga akan bahas skema dan durasi waktu karantina di Saudi, proses pengurusan visa, paket layanan, termasuk jadwal pergerakan dan masa tinggal jemaah selama di Tanah Suci,"ujar dia.

Dirjen PHU berharap skenario bersama ini dapat segera disepakati sehingga menjadi panduan bagi pemerintah, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), dan juga jamaah umrah.

"Semoga jamaah umrah Indonesia bisa segera mengobati kerinduannya untuk ziarah ke Tanah Suci,"tutur Hilman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini