Kasus Pencucian Uang, Mantan Anggota DPR Yudi Widiana Segera Diadili

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 26 November 2021 18:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 337 2508049 kasus-pencucian-uang-mantan-anggota-dpr-yudi-widiana-segera-diadili-OnE0Gu4lP1.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yudi Widiana segera diadili terkait kasus pencucian uang. Berkas penyidikan tersebut juga telah dilimpahkan ke tahap II atau penuntutan hari ini

"Tim penyidik telah melaksanakan tahap II dengan Tersangka YW (Yudi Widiana) pada tim jaksa karena dari seluruh isi kelengkapan pemberkasan perkara dugaan TPPUnya telah dinyatakan lengkap oleh tim jaksa," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (26/11/2021).

Dengan demikian, Yudi Widiana Adia bakal segera disidangkan dalam waktu dekat di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mantan Politikus PKS tersebut bakal diadili terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Dalam waktu 14 hari kerja, tim JPU akan segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Tipikor. Diagendakan persidangannya dilaksanakan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," ucap Ali.

Lebih lanjut, kata Ali, Yudi Widiana Adia tidak dilakukan penahanan pada perkara TPPUnya. Sebab, Yudi Widiana saat ini masih menjalani masa pemidaaan terkait perkaranya yang terdahulu.

Baca Juga : Edhy Prabowo Bakal Dijerat Kasus Pencucian Uang

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan Yudi Widiana Adia sebagai tersangka TPPU pada Februari 2018, silam. Yudi Widiana sendiri merupakan terpidana kasus suap usulan proyek di bawah KemenPUPR.

Yudi dinyatakan terbukti bersalah karena menerima sekira Rp20 miliar saat masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR. Uang sebesar Rp20 miliar tersebut berasal dari pproyek-proyek KemenPUPR di Maluku, Maluku Utara, dan Kalimantan.

Uang sekira Rp20 miliar itu kemudian disimpan Yudi secara tunai atau telah diubah menjadi aset tidak bergerak dan bergerak seperti tanah di beberapa lokasi dan sejumlah mobil yang menggunakan nama pihak lain. KPK menemukan ketidaksesuaian antara penghasilan Yudi dengan aset yang dimilikinya.

Atas perbuatannya, Yudi disangkakan melanggar dengan Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang junto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini