Kisah Buya Hamka Meninggal dalam Keadaan Tersenyum, Apa Alasannya?

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Jum'at 26 November 2021 09:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 337 2507719 kisah-buya-hamka-meninggal-dalam-keadaan-tersenyum-apa-alasannya-2c4mJzbCBD.jpg Buya Hamka. (Foto: Suara Muhammadiyah)

JAKARTA - Almarhum Abdul Malik Karim Amrullah atau yang lebih dikenal Buya Hamka adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama, dikenal pula sebagai tokoh Masyumi dan ulama Muhammadiyah.

Semasa hidupnya ia menjadi tokoh yang toleran terhadap perbedaan, namun tegas dalam hal-hal prinsip keagamaan.

BACA JUGA: Buya Hamka Sosok yang Kritis Namun Juga Tak Segan Berdamai

Salah satu contoh ketegasan itu dapat dilihat saat dirinya menjabat sebagai Ketua MUI, ia berani mengeluarkan fatwa yang sampai saat ini masih menjadi diskusi keagamaan, yakni mengeluarkan fatwa haram bagi umat Islam terkait perayaan Natal bersama.

Akun Instagram @kajiianustadzadihidayat.lc membagikan kisah yang mengenang siapa sosok Buya Hamka. Dalam postingan tersebut memperlihatkan foto Almarhum Buya Hamka meninggal dunia dalam keadaan tersenyum. Tak lupa akun tersebut pun menambahkan keterangan foto.

"Apa yang membuat Buya Hamka meninggal dalam keadaan tersenyum?" judul keterangan foto tersebut.

Berdasarkan keterangan akun tersebut, Buya Hamka wafat di pagi hari jumat, 24 Juli 1981, di bulan Ramadhan dan disholatkan ribuan pelayat secara bergelombang.

BACA JUGA: Buya Hamka, Ulama Multitalenta Kawan Sekaligus Seteru Soekarno

Ia wafat hanya 2 bulan setelah memilih mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum MUI lantaran menolak permintaan pemerintah untuk mencabut fatwa haram bagi umat Islam mengikuti perayaan Natal bersama.

Bahkan diketahui sebelum itu Buya Hamka pernah menolak undangan untuk bertemu Paus Yohanes Paulus II saat berkunjung ke Istana Negara, karena pada masa itu sedang sangat marak Kristenisasi.

Buya Hamka mengatakan "Bagaimana saya bisa bersilaturrahmi dengan beliau, sedangkan umat Islam dengan berbagai cara, bujukan dan rayuan, uang, beras, dimurtadkan oleh perintahnya?" ungkapnya.

Hingga akhirnya ia memilih mundur dari jabatannya lantaran lebih memilih membentengi aqidah umat Islam.

"Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku. (QS. Al-Fajr; 27-30)," tutup keterangan akun tersebut.

Melihat kisah tersebut banyak warganet yang memberikan komentar serta mengenang Buya Hamka.

"Semoga beliau dijadikan ahli Surga dan kita bisa mengikuti jejak beliau dalam toleransi beragama tetapi tetap tegak di atas aqidah," tulis akun @alazkaproperty.

"MasyaAllah... semoga almarhum Buya Hamka Husnul Khatimah di tempatkan bersama orang-orang yang beriman dan kuburnya di jadikan Raudhah min riyadhil Jannah aamiin allahumma aamiin, Al Fatihah," tulis akun lainnya @faridafadhly.

"Masya allah meninggal di bulan ramadhan hari jumat pula...beliau tersenyum karna melihat tempat nya indah syurga wahllahualam bissawwab Al-fatihah buat beliau," tulis warganet lain dengan akun @irmayakub.

"Masyaallah...semoga pejabat sekarang punya prinsip seperti beliau tentang aqidah sehingga bisa menjadi panutan umat...Aamiin," balas akun lainnya @suhartini8217.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini