Konvensi Rakyat Partai Perindo, Tama Langkun: Harapan Baru Bagi Politik Indonesia

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Jum'at 26 November 2021 05:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 337 2507622 konvensi-rakyat-partai-perindo-tama-langkun-harapan-baru-bagi-politik-indonesia-t6HxK2bbLp.jpg Anggota Dewan Nasional Konvensi Rakyat Partai Perindo Tama S Langkun (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Anggota Dewan Nasional Konvensi Rakyat Partai Perindo Tama Satrya Langkun mengatakan bahwa lewat konvensi Partai Perindo ini diharapkan sistem politik Indonesia akan lebih berintegritas dan bebas perilaku korupsi.

"Konvensi rakyat adalah harapan baru bagi politik Indonesia, semoga dengan dimulai partisipasi publik yang luas dan transparan para wakil rakyat yang terpilih nantinya dari Partai Perindo akan lebih berintegritas dan bebas dari perilaku koruptif," ujar Tama, Jumat (26/11/2021).

Menurutnya, perihal transparansi merupakan hal yang sangat vital bagi partai politik. Sebab, akan menentukan sikap kader kedepannya.

"Salah satu masalah mendasar bagi pelaku partai politik adalah mekanisme internal yang kemudian dilakukan secara tertutup dan transaksional sehingga melahirkan kader-kader partai dan wakil rakyat yang koruptif," ucapnya.

Lebih lanjut, Tama berharap melalui Konvensi Rakyat hasilnya tidak meloloskan calon kader yang memiliki rekam jejak buruk.

Baca juga: Terbuka Bagi Seluruh WNI, Hary Tanoesoedibjo: Ini 3 Esensi Digelarnya Konvensi Rakyat Partai Perindo

"Untuk itu saya berharap sebagai warga negara Indonesia yang ikut mendukung gagasan luar biasa ini agar partai Perindo memiliki komitmen untuk menjaga integritas dari Konvensi Rakyat yang hasilnya nanti jangan sampai meloloskan orang-orang yang punya rekam jejak buruk dan justru banyak melakukan tindak pidana korupsi," ujarnya.

Baca juga: Lewat Konvensi Rakyat Partai Perindo, Jadi Caleg Tak Harus Pengusaha Kaya atau Artis

"Selamat berkonvensi berproses secara demokratis dan teguhkan komitmen untuk menjadi wakil rakyat yang bersih dan berintegritas. Indonesia memanggil, salam persatuan Indonesia," tuturnya.

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini