Makam Jaksa Agung Pertama dan Kelima Dipindahkan ke Pusara Adhyaksa Cibinong

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 25 November 2021 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 337 2507341 makam-jaksa-agung-pertama-dan-kelima-dipindahkan-ke-pusara-adhyaksa-cibinong-4VCVQbwFXA.jpg Makam jaksa agung dipindahkan/ Pemkab Bogor

BOGOR – Kejaksaan Agung (Kejagung) memindahkan makam Jaksa Agung pertama dan kelima Gatot Taroenamihardja, dari TPU Menteng Pulo, Jakarta ke Taman Makam Pusara Adhyaksa Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

(Baca juga: Pinangki Resmi Dipecat Sebagai PNS dan Jaksa)

"Hari ini tadi kita menyaksikan proses pemindahan pemakaman Jaksa Agung Pertama dari Taman Pemakaman Umum Menteng Pulo ke Taman Makam Pusara Adhyaksa di Cibinong," kata Wakil Kejagung RI Setia Untung Arimuladi, Kamis (25/11/2021).

Pemindahan dilakukan berdasarkan pertimbangan pada tahun 2019, dimana dirinya selaku Ketua Persatuan Jaksa Indonesia mendapatkan informasi bahwa di TPU Menteng Pulo terdapat makam jaksa agung pertama. Kemudian, pihaknya melakukan cek dan ricek dan menghubungi keluarga hingga akhirnya menyetujui pemindahan makam ke Pusara Adhyaksa.

(Baca juga: Kasus Istri Marahi Suami Mabuk, Jaksa Agung Mutasi Aspidum Kejati Jabar)

"Kalau di sini kan terawat, terperhatikan dan ini akan menjadi icon makam di pusaran jaksa," tambahnya.

Almarhum, lanjut Untung, merupakan Jaksa Agung RI pertama yang mengemban tugas sebagai Jaksa Agung sebanyak dua kali yaitu pada 1 Oktober 1945 - 24 Oktober 1945 dan pada tanggal 1 April 1959 - 22 September 1959. Meskipun masa tugasnya relatif singkat, namun almarhum bertekad kuat untuk membersihkan negara ini dari korupsi.

"Beliau semasa hidupnya dikenal figur yang berani, tegas, berwibawa, dan gigih dalam mempertahankan serta menjunjung tinggi hukum di Indonesia. Gatot Taroenamihardja adalah sosok yang berdedikasi tinggi dari sisi integritas dan ini sebagai panutan para adhyaksa muda ke depan. Bahkan beliau tidak segan mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan integritas, dedikasi dan pendiriannya dalam menjunjung tinggi supremasi hukum, hal itu terlihat dalam penanganan perkara," ungkap Untung.

Selanjutnya, sebagai penghormatan pihaknya juga berencana mengusulkan Gatot Taroenamihardja kepada pemerintah dijadikan sebagai nama jalan.

"Nanti kita lihat ke depan. Karena kalau untuk Jaksa Agung Suprapto itu sudah ada nama jalan, ke depan nanti kita akan usulkan ke pemerintah, karena ini harus diusulkan kepada pemerintah," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengaku mendukung kegiatan pemindahan makam Jaksa Agung Pertama Gatot Taroenamihardja, di Taman Makam Pusara Adhyaksa Pondok Rajeg Cibinong.

"Ini tanah kejaksaan memang dikhususkan untuk pemakaman karena memang areanya ada di sini (Pondok Rajeg), kita sebagai tuan rumah harus mendukung karena ini tanah mereka," tutur Ade Yasin.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan keluarga Gatot Taroenamihardja, Pradana Ganda Subrata mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas perhatian dan penghormatan yang diberikan.

"Semoga semangat, dedikasi dan perjuangan almarhum semasa hidupnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua," tutup Pradana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini