Ketum PP Muhammadiyah: Guru yang Maju Melahirkan Pendidikan Berkemajuan

Dimas Choirul, MNC Media · Kamis 25 November 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 337 2507063 ketum-pp-muhammadiyah-guru-yang-maju-melahirkan-pendidikan-berkemajuan-McHj28HX9z.jpg Haedar Nashir (Foto : Suara Muhammadiyah)

JAKARTAHari Guru Nasional diperingati setiap 25 November. Tepat pada peringatannya hari ini, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan Hari Guru sebagai wahana meneguhkan komitmen seluruh guru untuk terus mendidik anak negeri tiada henti.

Apalagi di masa pandemi, bergesernya pola pembelajaran menjadi daring merupakan tantangan bagi guru untuk dapat menyesuaikan.

“Pembelajaran daring pun banyak rintangan, tak semudah yang dibayangkan. Birokrasi dan otoritas penyelenggara pendidikan seakan gagap mengatasi keadaan. Meski perlahan ada langkah-langkah perbaikan,” tutur Haedar pada Rabu (24/11).

Menurutnya, dunia pendidikan Indonesia yang kompleks dengan segala masalah dan tantangan tidak dapat digeneralisasi oleh standar lembaga-lembaga pendidikan Jakarta dan kota-kota besar yang digdaya. Ia menilai, masih banyak lembaga pendidikan di daerah pelosok yang mengalami kesulitan sarana dan prasarana.

"Dunia pendidikan Indonesia di ranah global pun masih harus menghadapi tantangan, karena kondisi Daya Saing Bangsa dan Human Development Index (HDI) Indonesia masih di bawah negara-negara ASEAN,” imbuh Haedar.

Baca juga: Asal-Usul Hari Guru Nasional Diperingati Tanggal 25 November

Haedar menambahkan, pemerintah melalui Kemendikbudristek harus menciptakan langkah-langkah terobosan yang tersistem, kontinu, serta berorientasi pada pemecahan masalah dan pengembangan dunia pendidikan Indonesia yang beragam kondisi dan permaslahannya itu. Termasuk menangkal ajaran radikalisme, intoleransi dan kekerasan.

“Apalagi ditambah dengan urusan-urusan lain yang dibebankan pada dunia pendidikan seperti soal radikalisme, intoleransi, kekerasan, dan lain-lain yang mesti seksama dalam memecahkannya,” tegas Haedar.

Dia berharap, sosok guru yang merupakan bagian dari aktor kemajuan dunia pendidikan Indonesia termasuk yang penting dimajukan kehidupannya sehingga terjadi mutuality of interest.

“Dari dunia guru yang maju lahir pendidikan Indonesia berkemajuan. Sebaliknya, dari kondisi guru yang serba terbatas, sukarlah urusan memajukan pendidikan Indonesia. Kami percaya para guru di seluruh penjuru negeri memiliki komitmen dan pengkhidmatan tinggi untuk memajukan pendidikan Indonesia. Selamat Hari Guru bagi seluruh guru Indonesia, kami senantiasa membersamai dengan hati untuk membangun negeri dan mencerdaskan akal budi menuju generasi emas yang berkepribadian Indonesia,” tutup Haedar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini