5 Fakta Wanita Cianjur Tewas Disiram Air Keras Suami, Paman Ungkap Firasat Buruk

Mohammad Adrianto S, Okezone · Rabu 24 November 2021 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 337 2506709 5-fakta-wanita-cianjur-tewas-disiram-air-keras-suami-paman-ungkap-firasat-buruk-6ubcNYOTFf.jpeg Sarah tewas disiram air keras oleh suaminya. (Foto: BBC Indonesia)

CIANJUR - Seorang wanita bernama Sarah (21) tewas akibat mengalami penyiraman air keras oleh suaminya yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) Arab Saudi, Minggu (21/11/2021) di Cianjur, Jawa Barat.

Sejumlah fakta mengenai peristiwa penyiraman ini sudah kami rangkum sebagai berikut:

1. Pelaku Penyiraman

Pelaku diketahui merupakan WNA Arab Saudi bernama Abdul Latief, yang juga merupakan suami dari Sarah. Abdul Latief sudah diperiksa intensif oleh aparat kepolisian di Markas Polres Cianjur, Jawa Barat.

"Pelaku sudah sampai di Mapolres Cianjur, saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif. Diduga pelaku merencanakan perbuatannya untuk menyiram korban menggunakan air keras, kita akan terus mendalami kasusnya," ujar Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi di Cianjur, Minggu, (21/11/2021).

2. Pelaku Hendak Melarikan Diri

Abdul ditangkap polisi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) saat melarikan diri ke luar negeri. Pelaku berhasil dibekuk atas kerja sama dengan berbagai pihak.

Petugas bandara yang menemukan keberadaan tersangka, langsung melakukan penangkapan sambil menunggu petugas dari Polres Cianjur. Selanjutnya tersangka digelandang ke Mapolres Cianjur, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca juga: Sarah, Wanita Cantik yang Disiram Air Keras Suaminya Dikenal Sosok Periang

"Kami juga berkoordinasi dengan Polres Bandara Soekarno-Hatta, untuk memblokir nomor paspor milik tersangka, sehingga dapat memudahkan penangkapan. Petugas bandara mengabarkan tersangka sedang mengurus keberangkatan ke negara Timur Tengah," katanya.

3. Masih Pengantin Baru

Diketahui, Sarah dan pelaku merupakan pengantin baru, di mana usia pernikahan mereka baru berlangsung 1,5 bulan. Sarah diduga mengalami KDRT oleh suaminya itu. Penyiraman air keras diduga kuat karena cemburu buta.

4. Tidak Tertolong Pihak RS

Direktur RSUD Cianjur, dr Darmawan mengatakan, korban yang datang dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat terkena siraman air keras mengalami luka bakar lebih dari 90 persen.

Nyawa korban tak tertolong meski ditangani maksimal oleh tim medis. Sekitar pukul 20.30 WIB korban mengembuskan napas terakhirnya.

"Kami sudah berencana untuk merujuk korban ke RSHS Bandung karena luka yang diderita lebih dari 90 persen. Namun menjelang malam, korban meninggal dunia dan saat ini, jenazahnya masih tersimpan di ruang jenazah RSUD Cianjur, guna autopsi," jelasnya. 

5. Firasat Tidak Enak Sebelum Tewas

Paman korban, Rizwan Maulana mengatakan, di mata keluarga, almarhumah Sarah merupakan sosok periang, baik kepada sesama dan suka menolong.

"Dia orangnya baik sekali. Enggak pernah ngecewain orang. Enggak pernah bikin sakit hati orang lah, sama sekali. Dia selalu baik sama keluarga, selalu membantu keluarga," papar Rizwan. 

Lebih lanjut, korban sempat menyambangi rumahnya sehari sebelum kejadian. Ketika itu dia mengaku sudah memiliki firasat tidak enak. 

"Banyak lah firasat saya, enggak enak. Sebelum kejadian kan, Magrib itu, almarhumah main ke rumah. Ada perasaan enggak enak," sambungnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini