Catat! Aturan Lengkap Perjalanan saat PPKM Level 3 Selama Nataru

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 24 November 2021 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 337 2506593 catat-aturan-lengkap-perjalanan-saat-ppkm-level-3-selama-nataru-yw4JYwABRA.jpg Mendagri Tito Karnavian/ Puspen Kemendagri

JAKARTA – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Karena, setiap terjadi libur panjang terjadi kasus kenaikan positif Covid-19. Mobilitas masyarakat pun diperkirakan akan menjadi salah satu penyebab penularan virus mengalami lonjakan.

Oleh sebab itu masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan extra hati-hati bahwa pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

(Baca juga: Jokowi Bicara Keras ke Kepala Daerah soal Penanganan Covid-19)

Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah mengeluarkan aturan terbaru pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 Natal dan Tahun Baru (Nataru) melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 tahun 2021.

Isi aturan tersebut mengatur perjalanan mobilitas masyarakat agar tidak bepergian selama periode Nataru.

(Baca juga: Breaking News! Kasus Positif Covid-19 Bertambah 394)

“Instruksi Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022,” tulis Inmendagri yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Rabu (24/11/2021).

Berikut aturan perjalanan saat Nataru:

1. Sosialisasi peniadaan mudik Nataru kepada

warga masyarakat dan masyarakat perantau yang berada di wilayahnya dan apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

2. himbauan bagi masyarakat untuk tidak berpergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer/tidak penting/tidak mendesak; dan

3. pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru.

Namun, jika masyarakat karena suatu hal yang primer harus melakukan perjalanan keluar daerah. Masyarakat diizinkan melakukan perjalanan dengan syarat berikut:

1. mengoptimalkan penggunaan aplikasi

PeduliLindungi;

2. melakukan tes PCR atau Rapid Test Antigen

dengan menyesuaikan pengaturan moda transportasi yang digunakan pada saat pergi keluar daerah dan masuk/pulang dari luar daerah, hal ini untuk memastikan pelaku perjalanan negatif COVID-19; dan

3. dalam hal ditemukan pelaku perjalanan sebagaimana dimaksud pada angka 2 (dua) yang positif Covid-19, maka melakukan karantina mandiri atau karantina pada tempat yang telah disiapkan Pemerintah untuk mencegah adanya penularan dengan waktu karantina sesuai prosedur kesehatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini