Jokowi Bicara Keras ke Kepala Daerah soal Penanganan Covid-19

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 24 November 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 337 2506587 jokowi-bicara-keras-ke-kepala-daerah-soal-penanganan-covid-19-hDC8pNp0aE.jpg Presiden Jokowi/ Okezone

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, pertumbuhan ekonomi tidak bisa terwujud jika pandemi Covid-19 belum terkendali. Karena itu, Jokowi meminta jajarannya mewaspadai ancaman lonjakan kasus pada periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

(Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 394 Sehari, DKI Jakarta Kembali Bertengger di Puncak Klasmen)

"Kita harus betul-betul kerja keras menyiapkan semuanya dan kuncinya hanya satu, kita bisa mengendalikan yang namanya pandemi Covid. Hanya itu," ujar Jokowi saat membuka Rakornas dan Anugerah Layanan Investasi 2021 di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

(Baca juga: Presiden Jokowi Bertemu Yusril, Bahas Aspek Hukum Ibu Kota Negara Baru)

Jokowi mengakui terkadang berbicara keras kepada kepala daerah untuk memastikan penanganan Covid-19. Menurut dia, hal tersebut penting demi pemulihan ekonomi nasional.

"Sehingga kenapa saya kadang berbicara keras kepada gubernur, bupati dan wali kota karena memang kuncinya ada di situ. Tanpa kita bisa mengendalikan Covid jangan berharap yang namanya pertumbuhan ekonomi itu ada," jelasnya.

Jokowi mengingatkan, saat ini di negara-negara pada benua Eropa dan Amerika tengah terjadi gelombang kasus Covid-19 hingga jilid keempat. Karenanya, Jokowi mengingatkan kepada jajarannya agar jangan sampai terjadi kondisi itu di Indonesia.

"Hati-hati saya ingin mengingatkan kembali, di Eropa, Amerika ini sedang tinggi-tingginya muncul setelah gelombang satu, gelombang dua, gelombang tiga, gelombang empat, muncul. Kita ingin apa yang sudah Alhamdulillah terkendali Covid di negara kita ini tidak mengalami lonjakan lagi," jelasnya.

"Oleh sebab itu, saya kemarin rapat marilah kita bersama-sama utamanya menghadapi natal dan tahun baru, kita kendalikan bersama-sama dalam rangka ekonomi kita bisa lebih baik," tutup Jokowi.

Sebagai informasi, pemerintah saat ini tengah mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 pada periode Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Untuk mengantisipasi gelombang itu, maka pemerintah memberlakukan PPKM Level 3 mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Kebijakan itu berlaku sama rata di seluruh wilayah Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini