Satgas: Transisi Menuju Endemi Bisa Terhambat Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Indra Purnomo, MNC Portal · Selasa 23 November 2021 22:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 337 2506354 satgas-transisi-menuju-endemi-bisa-terhambat-akibat-lonjakan-kasus-covid-19-o6veHadLJj.jpg Wiku Adisasmito (Foto : BNPB)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa transisi menuju endemi dapat terhambat jika ada lonjakan kasus Covid-19.

Endemi merupakan kondisi di mana kasus masih tetap ada di beberapa wilayah dengan jumlah kasus yang rendah dengan laju penularan yang stagnan.

"Perlu menjadi perhatian, transisi menuju endemi dapat sewaktu-waktu terhambat akibat lonjakan kasus yang kembali terjadi. Untuk itu diharapkan kerja sama berbagai elemen masyarakat untuk mensukseskan target pengendalian Covid-19 yang terkini," ujarnya dalam keterangan pers penanganan Covid-19 secara virtual, Selasa (23/11/2021).

Wiku mengatakan, tahapan pandemi menjadi endemi Covid-19 telah banyak memberikan pelajaran bagi bangsa Indonesia, khususnya terkait pentingnya mencegah agar lonjakan kasus tidak lagi terjadi.

Dia berujar laju kasus Covid-19 di Indonesia seharusnya disikapi dengan hati-hati dan memulai menyusun rencana menuju tahapan perkembangan kasus yang lebih terkendali, yakni status endemi.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Negara Eropa Melonjak, Satgas: Pandemi Belum Usai, Jangan Abai!

"Untuk itu dengan target menuju penanganan Covid-19 yang terkendali menuju ke kondisi endemi, maka diperlukan upaya-upaya yang harus dilakukan di antaranya yang pertama adalah penetapan indikator endemi secara luas atau percakupan daerah dilakukan oleh pemerintah dan berkonsultasi dengan pakar," ucapnya.

Baca juga: Satgas Sebut Kasus Covid-19 Selalu Melonjak jika Libur Panjang

Kedua, dengan melakukan pemantauan kasus melalui surveilance kasus dan genomic Covid-19 secara konsisten. Ketiga, terus menekan angka kasus berat dan kematian menjadi angka kesembuhan yang tinggi melalui upaya vaksinasi, perawatan, serta pengobatan kasus yang berkualitas.

"Dan yang keempat, menjaga laju penularan tetap dalam kondisi rendah dan terkendali melalui upaya testing dan tracing, penyesuaian aktivitas masyarakat yang aman, dan produktif serta mobilitasnya. Kita berharap perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia yang semakin baik ini tetap bertahan bahkan pasca periode nataru sering kali menimbulkan lonjakan kasus," tutur Wiku.

Wiku mengajak semua pihak bahwa momen Nataru menjadi pembuktian kepada dunia, bahwa Indonesia mampu dengan baik mengantisipasi lonjakan kasus walau memasuki periode libur panjang.

"Saya pun meminta masyarakat Indonesia juga berempati untuk negara lain, karena pandemi Covid-19 baru akan selesai apabila semua negara dapat mengendalikan kasus. Sehingga mendukung proses pemulihan ekonomi global," katanya.

Baca juga: Memahami Konsep Segitiga Endemi Bantu Indonesia Terbebas dari Pandemi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini