5 Fakta Pencopet Beraksi di Sirkuit Mandalika, Ternyata Begini Modusnya

Mohammad Adrianto S, Okezone · Selasa 23 November 2021 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 337 2506341 5-fakta-pencopet-beraksi-di-sirkuit-mandalika-ternyata-begini-modusnya-OpA1LphjWl.jpg Polisi menangkap pencopet di Sirkuit Mandalika. (Foto: MPI)

LOMBOK TENGAH - Sirkuit Mandalika yang baru saja menjadi lokasi balap World Superbike (WSBK) ini kedatangan tamu tak diundang, yakni sejumlah pencopet yang kedapatan tengah beraksi pada Minggu (22/11/2021).

Sejumlah fakta mengenai kasus pencuri ini sudah kami rangkum sebagai berikut:

1. Blokade Pintu Keluar Lombok

Polda NTB memblokade pintu keluar Pulau Lombok saat menangkap komplotan pencuri yang beraksi saat kegiatan World Superbike (WSBK) di Gate 3 Sirkuit Mandalika.

Para pelaku beraksi dengan memanfaatkan kelengahan para penonton World Superbike pada Minggu 22 November 2021. Meski menangkap empat orang, belakangan diketahui jumlahnya lebih dari itu.

2. Berasal dari Luar Lombok

Polisi tak berseragam yang bertugas di kawasan itu meringkus empat orang pencuri tanpa perlawanan. Keempat pencuri itu ternyata berasal dari luar Pulau Lombok.

Baca juga: Pencopet di Sirkuit Mandalika Satu Keluarga, Pernah Beraksi di Sepang

Dirkrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata mengatakan, komplotan pencuri itu memang sengaja datang ke Sirkuit Mandalika untuk mencuri. "Satu dari mereka merupakan residivis berjenis kelamin perempuan,” ujar Hari Brata.

Keempat komplotan yang berhasil ditangkap itu, tiga perempuan dan satu laki-laki. Masing-masing berinisial MA, LO dan AW untuk perempuannya, sementara pelaku laki-laki berinisial DC.

3. Barang Bukti

Saat meringkus komplotan pencuri ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 4 buah Handphone berbagai merek senilai Rp10 juta lebih.

4. Masih Satu Keluarga

Rupanya, komplotan pencuri ini masih merupakan satu keluarga. DC (45) sebagai bapak, LO (41) ibu, dan DS (24) anak, merupakan warga Pasar Baru Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sementara satu lagi adalah AW (34) warga Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Ketiganya sudah beraksi di berbagai pagelaran balapan. Keempatnya bahkan sudah mencuri hingga Batam serta sirkuit Sepang, Malaysia.

"Mereka beroperasi antar negara yakni di Malaysia dan Singapura. Sirkuit Sepang, dan Makau. Bahkan di Batam sudah 50 kali menjambret,” ungkap Hari Brata.

5. Modus Pencurian

Menurut Hari Brata, keempat pencuri tersebut bekerja terstruktur rapi dengan peran masing-masing.

LO bertugas mengalihkan perhatian korbannya dengan cara mengajak bicara, DS juga ikut mengalihkan perhatian korban, sementara LO menjalankan aksinya mengambil HP korban. Selanjutnya barang curian itu dioper ke AW dan dioper ke DS untuk mematikan HP curian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini