Kasus Pengadaan Tanah, KPK Kembali Panggil Kepsek SMKN 7 Tangsel

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 23 November 2021 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 337 2506037 kasus-pengadaan-tanah-kpk-kembali-panggil-kepsek-smkn-7-tangsel-vwho4dcw1P.JPG Plt Jubir KPK, Ali Fikri. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi)

JAKARTA - Kepala Sekolah SMKN 7 Tangerang Selatan, Aceng Haruji kembali dipanggil Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk diperiksa hari ini, Selasa (23/11/2021).

Aceng bakal diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017.

"Hari ini (23/11) Penyidikan perkara terkait dugaan terkait pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (23/11/2021).

Selain memeriksa Aceng, tim penyidik juga bakal memeriksa seorang Notaris bernama Suningsih. Keduanya bakal diperiksa di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Gedung Merah Putih, Jl. Kuningan Persada Kav-4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Baca juga: Berkas Lengkap, Azis Syamsuddin Segera Diseret ke Meja Hijau

KPK pernah mengultimatum Aceng untuk kooperatif karena yang bersangkutan tidak hadir dalam pemeriksaaan sebelumnya.

"KPK mengimbau agar kooperatif hadir pada jadwal pemanggilan berikutnya," ujar Pelaksana tugas (Plt) Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (10/11/2021).

Sekadar informasi, KPK saat ini sedang mengusut kasus baru terkait dugaan korupsi di daerah Tangerang Selatan (Tangsel). Kasus yang sedang diusut itu berkaitan dengan pengadaan tanah untuk pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Tangsel, tahun anggaran 2017.

KPK sudah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan sekolah di Tangsel tersebut. Sayangnya, KPK masih enggan membeberkan secara terang siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

KPK berjanji bakal mengumumkan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini setelah adanya proses penangkapan dan penahanan.

Sejalan dengan proses penyidikan kasus tersebut, tim penyidik sudah menggeledah sejumlah lokasi di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, Serang Banten, dan Bogor. Adapun, lokasi yang digeledah diantaranya yaitu, rumah kediaman dan kantor dari para pihak yang terkait dengan perkara ini.

Tim mengamankan sejumlah dokumen barang elektronik, hingga dua unit mobil usai menggeledah sejumlah lokasi tersebut. KPK akan menganalisa lebih jauh dua unit mobil serta dokumen-dokumen yang diamankan tersebut guna proses penyitaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini