Penggunaan Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Disebut Bisa Tingkatkan Antusias Masyarakat

Carlos Roy Fajarta, · Selasa 23 November 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 337 2505916 penggunaan-vaksin-covid-19-dalam-negeri-disebut-bisa-tingkatkan-antusias-masyarakat-ToVSdU15fR.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

JAKARTA - Apabila pemerintah menggunakan vaksin Covid-19 produksi dalam negeri dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.

Dengan begitu, Salah menilai, dapat membantu pemerintah dalam mencapai kekebalan komunitas sesuai yang ditargetkan pada akhir tahun 2021. "Masyarakat kelihatannya lebih antusias memakai vaksin produk dalam negeri. Selain kecintaan pada produk dalam negeri, mereka juga lebih percaya pada khasiatnya," ujar Saleh Daulay, Selasa (23/11/2021).

Ia mengungkapkan sering mendengar warga menyampaikan kalau mereka lebih percaya vaksin buatan Indonesia. Saleh Daulay melihat hal tersebut sangat wajar. Sebab, selama ini, Indonesia dikenal sebagai negara produsen vaksin terbesar di dunia.

"Kita bahkan telah mengekspor vaksin ke 140 negara lebih. Nah, sekarang saatnya kita memproduksi vaksin Covid-19 sendiri. Di awal-awal ini, digunakan untuk kebutuhan dalam negeri. Kalau nanti kita sanggup memproduksi lebih besar, tidak tertutup kemungkinan untuk dieskpor juga," tegas Saleh Daulay.

Baca Juga :Wow! Vaksinasi Covid-19 di Aceh Berhadiah Motor

Kalau Indonesia bisa ekspor, Saleh Daulay menyebutkan ada kebanggaan tersendiri dan dapat membantu negara-negara lainnya.

"Untuk menuju ke situ, ya kita harus pakai untuk kebutuhan kita sendiri dulu. Presiden Jokowi selama ini selalu mendukung pemakaian produk dalam negeri. Termasuk vaksin," ungkap Saleh Daulay.

Tidak hanya sekedar imbauan, pemerintah juga menyediakan anggaran yang tidak sedikit untuk riset dan pengembangan produk lokal.

"Presiden sangat berpihak pada penggunaan komoditas dalam negeri. Karena itu, semua jajaran pemerintahan harus mendukung keberpihakan tersebut. Kalau selama ini kita masih memakai vaksin luar, itu karena kedaruratan saja. Kalau sudah bisa produksi sendiri, tentu lebih baik memakai produk sendiri," ujar Saleh Daulay.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini