Siklon Tropis Paddy, BMKG: Waspadai Banjir dan Gelombang Laut Tinggi

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 23 November 2021 05:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 337 2505876 siklon-tropis-paddy-bmkg-waspadai-banjir-dan-gelombang-laut-tinggi-GKmcDAZcR3.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC), memantau pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 90S di sekitar Samudra Hindia bagian tenggara sejak tanggal 17 November 2021.

Berdasarkan analisis terbaru tanggal 22 November 2021 pukul 16.00 WIB, Bibit Siklon Tropis 90S telah berkembang menjadi Siklon Tropis Paddy di sekitar Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah.

“Tepatnya di posisi 13.3 LS, 108.0 BT. Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat Siklon Tropis Paddy mencapai 40 knot (75 km/jam) dengan tekanan udara minimum di sekitar pusatnya sekitar 997 mb. Siklon Tropis Paddy bergerak dengan kecepatan sekitar 8 km/jam ke arah selatan dan semakin menjauhi wilayah Indonesia,” kata Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, Selasa (23/11/2021).

Baca juga:  BMKG: Bibit Siklon Tropis 90S Jadi Siklon Paddy Potensi Hujan Lebat di Jawa

Kata dia, Siklon Tropis Paddy membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Lampung hingga Jawa Tengah dan di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut.

“Sistem ini juga secara tidak langsung dapat meningkatkan ketinggian gelombang di sekitar wilayah perairan barat Lampung hingga selatan Bali-NTB,” ungkapnya.

Baca juga:  Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Daerah Ini Dua Hari ke Depan

Dalam 24 jam kedepan Siklon Tropis Paddy dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Diantaranya adalah:

1. Hujan Sedang - Lebat di wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan NTB.

2. Gelombang laut ketinggian 1.25 - 2.5 meter (Moderate) dapat terjadi di Perairan Barat Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai, perairan selatan Jawa Barat hingga Sumbawa, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga P. Sumba.

3. Gelombang laut ketinggian 2.5 – 4.0 meter (Rough Sea) dapat terjadi di - perairan barat P. Enggano hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten, Samudra Hindia Barat P. Enggano hingga selatan Jawa Tengah.

Dia mengatakan, bahwa seiring dengan makin menjauhnya Siklon Tropis Paddy dari wilayah Indonesia maka dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia juga diperkirakan akan semakin berkurang.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa BMKG melalui Jakarta TCWC terus melakukan pemantauan perkembangan Siklon Tropis dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya. Masyarakat pun diimbau untuk menghindari kegiatan pelayaran dan mewaspadai terjadinya banjir.

“Menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan yang terdampak. Menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya. Mewaspadai potensi dampak seperti banjir/bandang/banjir pesisir, tanah longsor dan banjir bandang terutama di daerah yang rentan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini