Peristiwa 23 November : Pesawat Ethiopian Airlines Dibajak Tewaskan 123 Orang

Tim Okezone, Okezone · Selasa 23 November 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 337 2505863 peristiwa-23-november-pesawat-ethiopian-airlines-dibajak-tewaskan-123-orang-B6l7GvP1uR.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

BERBAGAI peristiwa dan penting dan bersejarah terjadi pada 23 November. Untuk mengingatnya kembali, Okezone merangkum beberapa peristiwa yang terjadi 23 November mengutip dari wikipedia sebagai berikut:

1890- Raja William III dari Belanda meninggal tanpa pewaris tahta pria.

 

Undang-undang khusus pun dibuat agar Putri Wilhelmina menjadi Ratu. Dia adalah Raja Belanda dan adipati agung dari Luksemburg (1849-1890).

Pada 23 November 1890, dia meninggal dunia dan mewariskan tahta kepada putrinya, Wilhelmina yang ketika itu baru berumur 10 tahun.

1985 - Pesawat EgyptAir nomor penerbangan 648 dibajak.

Pada tanggal 23 November 1985, kelompok militan Palestina yang dipimpin Abu Nidal membajak pesawat Egypt Air dengan nomor penerbangan 648.

Pesawat dibajak sesaat setelah lepas landas dari Athena, Yunani. Pilot kemudian terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Luqa, Malta. Kelompok teroris tersebut menyandera para penumpang untuk mencoba menegosiasikan pembebasan para sandera dari pesawat.

Teroris tersebut menewaskan 60 orang. Pada saat mendarat, teroris membebaskan dua pramugari yang terluka dan beberapa wanita Filipina dan Mesir.


1996 - Pesawat Ethiopian Airlines dibajak dan jatuh di Samudra Hindia karena kehabisan bahan bakar, 123 orang tewas.

Pada 23 November 1996, terjadi pembajakan yang dilakukan oleh tiga orang terhadap pilot Boeing 767 milik Ethiopian Airlines Penerbangan 961. Penerbangan tersebut merupakan yang pertama dalam rute Trans Afrika dari Addis Ababa-Nairobi-Brazzaville-Lagos-Abidjan.

Pembajak tersebut memaksa pilot untuk terbang ke Australia, karena tidak cukup bahan bakar, pesawat terbang di sepanjang pesisir pantai Afrika, ATC Nairobi yang mengetahui kejadian tersebut menyarankan mereka untuk mendarat di Mombasa.

Sayangnya, bahan bakar pesawat habis dan salah satu mesin pesawat mati sebelum mendarat di Mombasa ketika pesawat disekitar Moroni, Kepulauan Komoro, pesawat akhirnya terbang dan mendarat di air dengan radius 500m lepas pantai, kejadian ini mengakibatkan 123 dari 175 penumpang dan awak kabin tewas.

Kapten Leul Abate menjadi sorotan media AS karena telah melakukan pendaratan di laut dengan baik dan dapat menyelamatkan beberapa penumpang, sementara itu, disisi lain Semua pembajak diperkirakan tewas.

2003 - Presiden Georgia Eduard Shevardnadze mengundurkan diri dari jabatannya.

Eduard Amvrosevich Shevardnadze menjabat Presiden Georgia pada 1995 hingga mengundurkan diri pada 23 November 2003 di tengah berkecamuknya Revolusi Mawar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini