Kasus Covid-19 di Negara Eropa Melonjak, Satgas: Pandemi Belum Usai, Jangan Abai!

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 23 November 2021 04:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 337 2505853 kasus-covid-19-di-negara-eropa-melonjak-satgas-pandemi-belum-usai-jangan-abai-WEaQkGnCu0.jpg Foto: Illustrasi freepick

JAKARTA - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B. Harmadi mengingatkan meskipun pandemi Covid-19 telah berlangsung selama 1 tahun 8 bulan dan kini kasus berada dalam kondisi yang baik, namun pandemi belum usai.

“Pandemi Covid-19 telah berlangsung 1 tahun 8 bulan dan kita sekarang sedang berada dalam kondisi yang sangat baik. Kita ini masih dalam masa pandemi, jadi kita masih dalam masa pandemi. Kunci utamanya adalah perlu dipahami bahwa pandemi belum selesai, pandemi belum usai, maka jangan sampai abai,” ungkap Sonny, Senin (22/11/2021).

Baca juga:  Update Covid-19 di Indonesia 21 November 2021: Positif 4.253.412 Orang, 4.101.547 Sembuh & 143.739 Meninggal

Apalagi, kata Sonny, saat ini banyak negara terutama di Eropa yang kembali dihantam lonjakan kasus Covid-19, salah satunya yakni di Swiss.

“Banyak negara yang punya epidemiologi hebat ya tetapi mereka tetap mengalami kesulitan di dalam mengatasi pandemi,” tuturnya.

 Baca juga: Breaking News: Kasus Covid-19 Bertambah 314 Hari Ini

“Sekarang kita bandingkan ya, per kemarin beberapa hari yang lalu salah satu negara di Eropa, negara kecil Swiss, negara kecil kasus hariannya itu 6.000 dalam satu hari. Negara yang jumlah penduduknya mungkin tidak sampai 1% dari penduduk Indonesia ya. Itu 6.000 kasusnya per hari. Kita saat ini di 300-an. Kemudian, dia (Swiss) punya kasus aktif 76.000 kasus aktif, orang yang masih sakit itu sekitar 76.000,” ungkap Sonny.

Selain itu, Sonny juga mengatakan bahwa di negara Jerman juga sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19.

“Jerman ketika mereka mengalami puncak tambahan kasus terkonfirmasi harian Minggu lalu, dalam satu hari tambahan kasusnya 56.000 tambahan kasus. ICU di Jerman juga sudah kewalahan bahwa sudah penuh,” bebernya.

Kemudian di Perancis, di Belanda, di Belgia mengalami lonjakan kasus. “Seminggu terakhir jumlah kasus tambahan kasus di dunia itu 3,3 juta kasus. Dan 2,1 juta kasusnya berasal dari Eropa yang penduduknya sekitar 800 juta, penduduk dunia sekitar 7,6 miliar, penduduk Eropa 800 juta, tapi 2 per 3 kasus dunia berasal dari sana,” kata Sonny.

Bahkan, kata Sonny, negara tetangga yakni Singapura sampai saat ini masih mengalami lonjakan kasus Covid-19. Padahal, penduduk di Singapura hanya 1,5% dari jumlah penduduk Indonesia dimana kasus Covid-19 hariannya mencapai 3.000 kasus.

“Singapura negara tetangga kita, kita belajar ya tentunya kita sangat prihatin dan mendoakan mereka bisa mengatasi pandemi ini dengan baik. Singapura itu kasus hariannya bisa tembus sampai 3.000 kasus. Pada penduduknya hanya 1,5% penduduk Indonesia, sekitar 3.000 kasus, ketika kita punya kasus 314. Sekarang kasus aktif mereka di Singapura sekitar 15.000, kita sekitar 8.000 kasus aktif,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini