Satgas Sebut Kasus Covid-19 Selalu Melonjak jika Libur Panjang

Antara, · Selasa 23 November 2021 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 337 2505812 satgas-sebut-kasus-covid-19-selalu-melonjak-jika-libur-panjang-Ii4XYT1CIr.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia selalu mengalami kenaikan setiap kali memasuki libur panjang.

“Kita tidak bisa menutup mata, bahwa setiap kali ada liburan panjang disertai dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, tidak disertai dengan protokol kesehatan yang baik dan kedisiplinan yang rendah, pasti menyebabkan kenaikan kasus Covid-19,” kata Reisa.

Baca juga:  Kejar Target 70% Vaksinasi, Jokowi Minta Jajarannya Proaktif Jemput Bola

Reisa menyebutkan, pada hari libur Idul Fitri tahun 2020 lalu, terjadi penambahan kasus sebanyak 413 sampai 559 kasus atau besar persentase mencapai 68 hingga 93% kasus harian baru.

Sedangkan pada saat libur Hari Maulid Nabi, Natal dan Tahun Baru 2020 kasus orang terkonfirmasi positif mengalami penambahan tajam mencapai 1.157 sampai 5.477 kasus harian baru atau sebesar 37 hingga 95%.

 Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19 saat Nataru, Jokowi Perintahkan Menkes Pastikan Kesiapan RS

Kemudian pada libur Idul Fitri tahun 2021, terjadi penambahan kasus sebanyak 1.972 kasus positif hingga 46.297 kasus dengan besar persentase 52 sampai 1.237% yang juga diakibatkan oleh adanya varian Delta pada saat itu.

“Kita dapat mengantisipasi libur Natal dan Tahun Baru yang akan datang ini, kita harus mengerti bahwa risiko atau potensi terjadinya lonjakan kasus seperti yang pernah dialami sebelumnya,” ucap dia.

Guna mengantisipasi terulangnya kenaikan kasus, dia mengatakan pemerintah telah mengeluarkan larangan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri dan pegawai BUMN yang akan diberlakukan mulai dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Reisa juga mengatakan, bahwa dalam masa tersebut pemerintah akan terus menggencarkan 3T (testing, tracing, treatment) dan mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan lebih giat lagi.

Sembari pemerintah mempertegas segala kebijakan untuk mencegah penularan Covid-19 lebih luas lagi, dia berharap masyarakat mau ikut bekerja sama untuk sesegera mungkin mendaftarkan diri untuk divaksinasi dan terus menjaga protokol kesehatan agar pandemi cepat berlalu.

“Kita harus sama-sama tetap disiplin protokol kesehatan dan mempercepat vaksinasi supaya optimal perlindungannya di masyarakat. Jadi tidak ikut terbawa adanya gelombang-gelombang Covid-19 seperti di negara lain,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini