Share

Kejar Target 70% Vaksinasi, Jokowi Minta Jajarannya Proaktif Jemput Bola

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 22 November 2021 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 337 2505771 kejar-target-70-vaksinasi-jokowi-minta-jajarannya-proaktif-jemput-bola-Nwgp1g2mJT.jpg Presiden Jokowi. (Foto : Biro Pers Setpres)

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannya mempercepat vaksinasi Covid-19 guna mencapai target 70 persen pada akhir 2021.

Jokowi pun meminta jajarannya proaktif melakukan jemput bola agar target vaksinasi Covid-19 tersebut bisa segera tercapai.

"Vaksinasi agar betul-betul target yang kita berikan 70 persen di akhir tahun betul-betul tercapai. Saya minta proaktif jemput bola dan juga datangi masyarakat," ujarnya dalam ratas evaluasi PPKM di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/11/2021).

 

Jokowi meminta backup dari TNI-Polri untuk mempercepat vaksinasi lansia hingga akhir tahun. Ia juga melihat vaksinasi door to door sebagaimana dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN) merupakan hal bagus.

"Saya minta backup dari TNI-Polri utamanya untuk yang lansia betul-betul dilakukan dan saya melihat door to door yang dilakukan BIN juga baik, karena yang diambil yang divaksin yang lansia. Kita harapkan terutama untuk pemda yang masih rendah vaksinasinya kita agar diberikan bantuan secara khusus," tuturnya.

Baca Juga : Antisipasi Lonjakan Covid-19 saat Nataru, Jokowi Perintahkan Menkes Pastikan Kesiapan RS

Kepala Negara pun mengingatkan jajarannya di kementerian/lembaga untuk satu frekuensi menghadapi ancaman lonjakan kasus Covid-19 pada periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

"Saya minta seluruh kementerian/lembaga frekuensinya sama dalam menghadapi bulan Desember 2021 ini. Sekali lagi, memiliki frekuensi yang sama, jangan terjebak pada ego sektoral, utamakan kerja sama, utamakan koordinasi sehingga keliatan kita miliki frekuensi sama," katanya.

Sebagai informasi, pemerintah mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 pada periode Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah memberlakukan PPKM Level 3 atau pengetatan. Kebijakan itu berlaku di seluruh wilayah Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini