Share

Hari Anak Sedunia, Ketua KPK: Perilaku Koruptif Jadi Ancaman Besar Masa Depan Anak-Anak

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Sabtu 20 November 2021 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 20 337 2504751 hari-anak-sedunia-ketua-kpk-perilaku-koruptif-jadi-ancaman-besar-masa-depan-anak-anak-I8NDIwPKZ7.jpg Ketua KPK Firli Bahuri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengungkapkan korupsi menjadi permasalahan besar yang mengancam masa depan anak-anak. Untuk itu, penting untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi sedini mungkin.

Firli menuturkan, "A Better Future for Every Child" atau masa depan yang lebih baik untuk setiap anak" yang menjadi tema besar peringatan tahun ini. Seyogianya dijadikan momentum untuk lebih memperkuat dedikasi para orangtua dan seluruh eksponen masyarakat, bangsa dan negara dalam melindungi anak-anak dari ragam persoalan bangsa yang dapat mengancam masa depannya kelak.

"Jelas dan pasti, korupsi serta perilaku koruptif adalah salah satu permasalahan besar bangsa yang sangat mengancam masa depan anak-anak Indonesia, mengingat penyakit kronis tersebut masih dianggap laten atau budaya di republik ini," ujar Firli dalam keterangannya dalam memperingati hari Anak Sedunia 2021 pada hari ini, Sabtu (20/11/2021).

Baca Juga:  Ketua KPK : Korupsi Pengadaan Proyek Hambat Pemulihan Ekonomi Nasional

Menurut Firli, menegaskan bahwa dalam melindungi anak-anak dari persoalan laten korupsi dan perilaku koruptif, seyogianya adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya para orangtua atau keluarga semata.

"Seluruh elemen dan eksponen bangsa di republik ini, wajib turut serta menjadi bagian dari keluarga besar dengan memberikan kontribusi positif dalam proses 'asah, asih dan asuh' anak-anak Indonesia, generasi penerus masa depan bangsa agar mereka terbebas dari bahaya laten korupsi dan perilaku koruptif," jelasnya.

Baca Juga:  Hari Pahlawan, Ketua KPK: Musuh Kita Bukan Kolonialisme tapi Korupsi

Selain ilmu pengetahuan, kata Firli, nilai-nilai antikorupsi seyogianya semaikan ke dalam hati sanubari serta pikiran anak-anak Indonesia sedini mungkin. Untuk menumbuhkan budaya antikorupsi dalam diri mereka agar negeri memiliki generasi penerus masa bangsa yang memiliki karakter kuat, berintegritas, cerdas, berperilaku jujur, adil, sederhana serta memiliki moral dan etika yang baik.

"Hanya dengan menanamkan nilai-nilai antikorupsi, generasi bangsa ini dapat terlepas dari pengaruh buruk korupsi dan perilaku koruptif yang telah berurat akar di republik ini," ungkapnya.

KPK memandang jalur pendidikan sangat penting dan menjadi urat nadi serta elemen vital dalam upaya membangun karakter serta integritas anak bangsa, agar ruh antikorupsi senantiasa bersemayam dan bergelora di jiwa dan raga anak-anak Indonesia.

Atas dasar itulah, lanjut Firli, KPK memasukkan pendidikan sebagai salah satu "national interest" dalam Rencana strategi tahun 2019-2024 dan road map KPK 2022-2045.

"Bukan hanya itu, KPK menempatkan pendidikan sebagai bagian utama dalam Trisula pemberantasan korupsi yang menjadi core bussiness KPK," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini