Digugat Anak, Nenek Kausar: Hanya Asmaul Husnah yang Tinggi Sekolahnya, Adiknya pada Bodoh!

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 19 November 2021 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 337 2504424 digugat-anak-nenek-kausar-hanya-asmaul-husnah-yang-tinggi-sekolahnya-adiknya-pada-bodoh-1i1O2U2ML8.jpg Nenek Kausar yang digugat anaknya/ MNC Media

TAKENGON- Nenek Kausar (71) masih tidak menyangka, anak yang dikandungnya selama sembilan bulan, tega menggugat rumah yang dia ditempati bersama anak-anak lainnya.

(Baca juga: PNS Cantik Usir dan Gugat Ibu Kandung, Netizen: Nama Asmaul Husnah Kelakuan Astaghfirullah)

Asmaul Husna (49), seorang aparatur sipil Negara (ASN) yang menjabat kepala bagian (Kabag) di Setda Aceh Tengah, Aceh meminta ibunya untuk keluar dari rumah tersebut. Sang anak juga menuntut ganti rugi sebesar Rp200 juta karena telah menempati rumah tersebut selama dua tahun. Tidak hanya menggugat ibu kandungnya, Asmaul Husna juga menggugat empat adik-adiknya yang juga tinggal di rumah tersebut.

(Baca juga: Sosok Asmaul Husnah, PNS Cantik yang Gugat Ibu Kandung dan Minta Ganti Rugi Rp200 Juta)

Kausar mengaku, rumah yang diributkan tersebut merupakan warisan peninggalan almarhum suaminya. Sehingga, rumah itu menjadi rumah bersama.

"Rumah ini warisan, ini bukan jual beli sama dia (Asmaul Husna)," kata Kausar, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sebagai anak tertua, Asmaul Husna harusnya dapat menjadi contoh dan bersikap bijak. Apalagi dibandingkan adik-adiknya, Asmaul Husna mengeyam pendidikan lebih tinggi sampai S3.

โ€œKarena dia yang tertua yang sekolah. Anak ku yang lain tidak sekolah dan bodoh, cuma dia yang tinggi sekolahnya,โ€ ujarnya dengan gemetar.

Proses musyawarah sebenarnya sudah dilakukan untuk menyelesaikan gugatan tersebut. Namun, musyawarah tak kunjung menemukan titik temu. Menurut sang ibu, Asmaul Husna merasa memiliki rumah tersebut karena paling disayang oleh bapaknya dibandingkan anak-anak yang lain.

"Katanya dia paling disayang sama bapaknya. Padahal mah, anak sama di mata bapaknya," tutup Kausar.

Dalam gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Takengon dengan Nomor register 9/PDT.G/2021/PN TKN/ tertanggal 19 Juli 2021 menyebutkan, penggugat memiliki hak atas sebidang tanah seluar 894 meter yang di atasnya berdiri bangunan berlantai 3 permanen, di Jalan Yos Sudarso, Kampung Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Atas penguasaan atau menduduki objek sengketa tersebut dari tahun 2019 sampai saat ini tanpa hak dan tanpa seizin penggugat. Penggugat meminta ibu kandung yang berusia 71 tahun serta ke empat adiknya untuk meninggalkan rumah tersebut dan mengganti kerugian sebesar Rp200 juta karena telah menempati rumah tersebut selama dua tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini