5 Insiden Keracunan di Pesta Pernikahan, 1 Orang Meninggal Dunia

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Jum'at 19 November 2021 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 337 2504019 5-insiden-keracunan-di-pesta-pernikahan-1-orang-meninggal-dunia-v5VPx0DbnD.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

PERISTIWA keracunan makanan dapat terjadi di mana pun, tidak terkecuali di acara pernikahan. Siapa sangka pesta pernikahan yang harusnya membawa kebahagiaan justru menjadi hal buruk bagi tamu dan penyelenggara. Berikut ada 5 insiden keracunan makanan usai menghadiri pesta pernikahan yang terjadi sepanjang 2021.

1. Kabupaten Sukabumi

Keracunan makanan di acara pernikahan terjadi di wilayah Kampung Kebonkai RT 003/007, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Diduga warga mengalami keracunan sehabis menyantap hidangan prasmanan.

Kejadian terungkap pada Minggu, 14 November 2021 pukul 20.00 WIB ketika 4 orang warga mengalami gejala keracunan, seperti timbul rasa mual, muntah-muntah, dan pusing. Keempat korban yang merupakan warga Kampung Kebonkai itu terdiri dari seorang ibu rumah tangga bernama Dara Lestari (26) dan satu anak bernama Ikram Nugraha (5), yang dibawa ke RSUD Sekarwangi. Sementara dua korban lainnya, yaitu Kokom Kokom Komariah (50) dan Duduh Sumitra (80) menjalani pengobatan di rumah masing-masing.

Selain mereka, melansir dari Okezone, terdapat sembilan warga lainnya dari Kampung Kalaparea yang menghadiri acara resepsi dan mengeluhkan hal serupa.

2. Kabupaten Nganjuk

Seorang perempuan berinisial DS dan suaminya SM menyelenggarakan pesta hajatan pada Minggu (24/10/2021). Hajatan dilaksanakan di Desa Banaran, Kecamatan Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur.

Dalam pesta tersebut, sebanyak 51 orang mengalami gejala keracunan hingga harus dirawat di RSUD Kertosono. Salah satu di antaranya meninggal dunia. Tidak hanya para tamu, penyelenggara hajatan juga keracunan makanan.

Kapolres Nganjuk AKBP Jimmy Tana mengungkapkan bahwa acara hajatan tersebut tidak mengantongi izin dari kepolisian dan Satgas Covid-19 Desa Banaran. Hajatan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama pada pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB dan sesi kedua pada pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Menindaklanjuti hal tersebut, polisi kemudian melakukan sejumlah langkah yaitu melakukan pemeriksaan uji laboratorium untuk mengetahui lebih detail penyebab keracunan.

3. Kabupaten Sukabumi

Kembali ke Sukabumi, ratusan orang di Kecamatan Purabaya mengalami keracunan seusai menyantap hidangan resepsi hajatan. 121 korban tercatat pada Sabtu 4 September 2021, pukul 22.30 WIB hingga pada Minggu (5/9/2021) pukul 04.00 WIB masuk ke Puskesmas Purabaya.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, Yatno Prayetno menyebutkan bahwa bencana ini masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Ratusan korban keracunan tersebut mengalami gejala mual dan muntah.

4. Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan

 

Pada Rabu, 10 Maret 2021 sebanyak 23 warga Kampung Ujung Loe, Kecamatan Minsatene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan dibawa ke Puskesmas Minasatene karena keracunan makanan. Warga keracunan massal setelah menyantap makanan di salah satu pesta pernikahan.

Korban mengalami gejala keracunan seperti mual-mual, muntah dan pusing. Kebanyakan dari korban adalah anak-anak, namun ada juga dari kalangan remaja, dewasa dan ibu-ibu.

5. Kabupaten Garut

 

Puluhan warga Garut mengalami gejala keracunan seusai menghadiri hajatan keluarga di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Rabu (28/7/2021). Pesta pernikahan diselenggarakan oleh seorang warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Asep Surachman membenarkan adanya kejadian keracunan itu. Sebanyak 93 orang mengalami gejala keracunan, 28 di antaranya menjalani perawatan di fasilitas kesehatan dan sisanya perawatan intensif di rumah. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini