Share

Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir, Berawal dari 6 Sertifikat Disangka Hilang

Indra Purnomo, MNC Portal · Kamis 18 November 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 337 2503641 kasus-mafia-tanah-nirina-zubir-berawal-dari-6-sertifikat-disangka-hilang-yFjBqvSCxo.jpg Nirina Zubir. (Foto: Sindo)

JAKARTA - Nirina Zubir menjadi korban praktik mafia tanah. Tak tanggung-tanggung, aset keluarga besar artis yang mencapai mencapai Rp17 miliar digasak asisten rumah tangganya (ART) bernama Riri Kasmita.

Nirina menjelaskan sebelum ibunda meninggal dunia, ia sempat meminta tolong pada Riri untuk mengurus aset miliknya yang berupa surat tanah. Pasalnya, ibu kandung istri Ernest Cokelat ini mengira surat tanah miliknya telah hilang.

"Awalnya ibu saya merasa suratnya hilang, jadi minta tolong kepada asisten rumah tangga pada 2009 untuk diurus suratnya. Namun alih-alih diurus, surat tersebut disalahkan gunakan dengan mengubah nama kepemilikan," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).


Baca juga: Sertijab Panglima TNI, Hadi Tjahjanto Beri Pesan Menyentuh kepada Andika Perkasa


Baca juga:  Ucapkan Selamat Milad Ke-109, Jokowi: Muhammadiyah Mewarnai Perjalanan Bangsa

Aset ini diketahui berupa enam sertifikat tanah yang digelapkan oleh Riri dan suaminya. Dua diantaranya berupa tanah kosong, sementara empat lainnya tanah dengan bangunan. Selain itu, dua aset sudah dijual, lantas empat sisanya digadaikan ke bank.

Nirina menyebut uang dari hasil penjualan tanah tersebut digunakan guna modal bisnis ayam frozen asistennya. Bahkan, Nirina menyebut bahwa kini bisnis asistennya itu sudah memiliki lima cabang. "Diam-diam (surat tanah) ditukar dengan nama mereka. Surat tersebut dijual dan dipakai untuk cabang ayam Frozen yang saat ini sudah ada 5 cabang," jelasnya.

Adapun Polda Metro Jaya sudah menangkap tiga tersangka dalam kasus ini, yakni asisten rumah tangga (ART) Nirina bernama Riri Kasmita dan suaminya Edrianto, serta pihak notaris yakni pejabat pembuat akta tanah (PPAT) Farida. Sedangkan dua tersangka lainnya yang belum ditangkap juga merupakan dari PPAT, yaitu Ina Rosiana dan Edwin Ridwan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini