Share

Makan Kotoran dan Disangka Gila, Hendropriyono Kaget Pria Ini Ternyata Perwira Militer

Mohammad Adrianto S, Okezone · Rabu 17 November 2021 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 337 2503114 makan-kotoran-dan-disangka-gila-hendropriyono-kaget-pria-ini-ternyata-perwira-militer-4zu9tIwAgC.jpg AM Hendroriyono/ Okezone

JAKARTA – Mantan Kepala BIN Jenderal TNI (purn) AM Hendropriyono merupakan sosok tokoh intelijen dari militer Indonesia, yang namanya sudah melalangbuana ke seluruh dunia. Dirinya bahkan dijuluki sebagai "Master of Intelligence" karena menjadi "Profesor di bidang Ilmu Filsafat Intelijen".

Guru besar bidang intelijen pertama di dunia ini memaparkan mengenai apa itu intel beserta tugas mereka.

(Baca juga: Bersimbah Darah, Hendropriyono Berhasil Lumpuhkan Gembong PKI Paling Ditakuti)

"Intel itu tugasnya mengumpulkan informasi. Spionase, mencari informasi, melihat siapa kawan, siapa lawan, lalu memahami medan lapangan," ujarnya dalam podcast Deddy Corbuzier Rabu (17/11/2021),

Mertua Jenderal Andika Perkasa ini berujar bahwa intel bisa menjadi sosok yang tidak terduga. Dirinya mengenang kisah seorang intel dari Jepang yang dikira oleh warga sekitar sebagai orang gila.

(Baca juga: Kisah Menegangkan Luhut Pandjaitan Dihujani Peluru Pasukan Elite di Palagan Timor)

"Tahun 1942 ada orang Jepang di sekitar Kemayoran, itu makan kotoran dia sendiri. Orang-orang nganggap dia orang gila," paparnya.

Hendropriyono melanjutkan bahwa rupanya, orang Jepang ini merupakan Kapten dari tentara Jepang. Ketika Jepang menginvansi Indonesia tahun 1942, mereka dengan cepat bisa menguasai lapangan terbang militer di Kemayoran.

"Waktu Jepang ke Indonesia, baru deh ketahuan dia itu ternyata Kapten dari Jepang. Dia mimpin pasukannya buat ngambil lapangan terbang di Kemayoran," ujar Hendro.

Lebih lanjut, orang gila itu ternyata sudah berkali-kali diperiksa oleh tentara Belanda. Namun, dirinya bisa berakting sebagai orang gila sampai-sampai tidak lagi dipedulikan oleh warga sekitar.

"Di sana kan dulu ada pos tentara Belanda. Udah diperiksa berkali-kali nggak ngaku juga. Udah gila," kata Hendro sambil tertawa.

Hendro sendiri mendengar kabar orang gila yang ternyata Kapten itu dari kakak dan orangtuanya. Mereka membincangkan kejadian yang tidak terlupakan tersebut ketika Hendro masih kecil.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini