Share

3 Daftar Kasus Pelecehan Seksual di Perkantoran

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Selasa 16 November 2021 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 337 2502468 3-daftar-kasus-pelecehan-seksual-di-perkantoran-0W4cHyGkCW.jpeg Ilustrasi pelecehan seksual di kantor (Foto: Employment Lawyers Toronto)

JAKARTA - Kasus pelecehan seksual bisa terjadi dimana saja. Termasuk di perkantoran. Dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di perkantoran terungkap ketika MS, seorang karyawan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, muncul dengan pengakuan telah menerima pelecehan dan perundungan yang dilakukan seniornya.

Kasus pelecehan seksual yang terjadi di perkantoran bukanlah hal yang pertama kali terjadi. Masih ada beberapa kasus serupa yang penah terjadi. Berikut daftar yang disusun TIM Litbang MPI yang diolah dari berbagai sumber.

Baca juga: Soal Dugaan Kasus Pelecehan Seksual dan Perundungan, KPI Pusat Angkat Bicara

1. Kasus Pelecehan Seksual dan Perundungan di KPI

Pada September 2021, MS seorang karyawan KPI Pusat muncul dengan pengakuan telah mendapatkan pelecehan seksual dan perundungan. Kejadian ini telah dialaminya selama bertahun-tahun dan dilakukan oleh seniornya di kantor. MS juga menuliskan pesan terbuka untuk Presiden Joko Widodo atas apa yang dialaminya. Dalam suratnya, dia menceritakan mengalami pelecehan seksual sejak 2012-2014. Dia juga mengalami perundungan dipaksa untuk membelikan makan untuk seniornya. Melansir Okezone, KPI melakukan langkah investigasi internal dengan meminta penjelasan dari kedua belah pihak. KPI juga mendukung aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Kasus Pelecehan Seksual yang Dialami Mantan Karyawan BPJS Ketenagakerjaan

Seorang mantan karyawan BPJS Ketenagakerjaan berinisial RA mengaku menjadi korban pelecehan seksual. Perbuatan tersebut diduga dilakukan oleh atasannya sendiri yang berinisial SAB. Menurut RA, pelecehan seksual tersebut telah terjadi selama 2 tahun. Tindakan pelecehan seksual itu dilakukan baik di dalam maupun di luar kantor. RA pernah melaporkan kejadian ini kepada Dewan Pengawas yang juga teman pelaku. Namun, RA malah diabaikan atas laporannya. Setelah RA mencari keadilan serta menceritakan kejadian yang dialami di media sosial, RA mendapatkan surat pemberhentian kontrak. RA didampingi oleh sejumlah aktivis untuk proses hukum selanjutnya. Dia juga sudah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo. Hal ini disampaikan RA pada Desember 2018.

3. Kasus Pelecehan Seksual yang Dialami Karyawan LKBN Antara

Pada Januari 2014, lima karyawati melaporkan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh manajer Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara berinisial F ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya. Modus yang dilakukan F adalah memanggil korban ke ruangannya dan melancarkan aksinya. F mengancam tidak memperpanjang kontrak atau tidak mau menandatangani penilaian kerja korban. Menindaklanjuti peristiwa tersebut, pihak manajemen LKBN Antara telah mencopot F dari jabatannya sebagai manajer.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini