Hukuman Habib Rizieq Dipangkas 2 Tahun, Ini Langkah Kuasa Hukum

Felldy Utama, iNews · Selasa 16 November 2021 00:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 337 2502304 hukuman-habib-rizieq-dipangkas-2-tahun-ini-langkah-kuasa-hukum-qqqa05X4I0.jpg Habib Rizieq (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Tim Penasehat Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS) angkat bicara ihwal putusan Mahkamah Agung (MA) yang memangkas hukuman kliennya menjadi 2 tahun dari semula 4 tahun penjara dalam kasus pemalsuan hasil tes swab Covid-19 di RS Ummi, Bogor.

"Tim advokasi Habib Rizieq Shihab akan mengambil langkah sebagai berikut; Mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung RI," kata salah satu tim penasehat hukum HRS, Azis Yanuar dalam keterangannya, Senin (15/11/2021).

Pengajuan itu dilakukan karena Azis merasa HRS dalam kasus RS UMMI tidak layak dipenjara walau sehari, sebab hanya kasus Prokes dan itu pun hanya ucapan "Baik-Baik Saja".

Apalagi, kata dia, dalam pertimbangan Majelis Hakim Kasasi bahwa Majelis Hakim Kasasi sudah mengakui bahwa dalam Kasus RS UMMI tidak ada keonaran kecuali hanya ramai di Media Massa saja, dan Majelis Hakim Kasasi juga mengakui bahwa Kasus RS UMMI hanya merupakan rangkaian kasus prokes Covid-19.

"Dengan pengakuan tersebut semestinya Majelis Hakim Kasasi menggunakan Tafsir resmi keonaran dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tersebut yang sudah tercantum dalam penjelasannya, sehingga seyogyanya IB-HRS dibebaskan," ujar dia.

Di samping itu, tim pensahet hukum juga akan mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946, karena sudah tidak sesuai dengan konteks kekinian.

"Dan sering dijadikan sebagai alat politik untuk jerat orang yang tidak disukai Rezim, sehingga IB-HRS menjadi salah satu korbannya," pungkasnya.

Baca Juga :ย 5 Kasus Kerumunan Paling Menjadi Perhatian, dari Habib Rizieq hingga Promo McD

Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) memangkas hukuman Habib Rizieq Shihab (HRS) menjadi 2 tahun dari semula 4 tahun penjara dalam kasus pemalsuan hasil tes swab Covid-19 di RS Ummi, Bogor. MA menilai, hukuman yang dijatuhkan kepada HRS terlalu berat.

โ€œPidana yang dijatuhkan kepada terdakwa menjadi pidana penjara selama dua tahun,โ€ kata Jubir MA Andi Samsan Nganro kepada MNC Portal Indonesia (15/11/2021).

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini