26 Daerah Masuk PPKM Level 1, 61 Lainnya Level 2

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 15 November 2021 21:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 337 2502277 26-daerah-masuk-ppkm-level-1-61-lainnya-level-2-iQ1LObRT5Z.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali kembali diperpanjang mulai Selasa 16 November hingga Senin 29 November 2021.

Selain itu, Luhut juga menginformasikan terdapat penambahan lima kabupaten/kota yang masuk dalam PPKM Level 1. Kemudian, sebanyak 10 kabupaten/kota masuk dalam PPKM Level 2 dalam penanganan Covid-19. Sehingga jumlah keseluruhan menjadi 26 kabupaten/kota yang masuk Level 1 dan 61 kabupaten/kota yang masuk pada Level 2.

“Dalam asesmen yang akan berlaku dalam dua minggu ke depan, terdapat penambahan kabupaten/kota yang masuk ke dalam Level 2 sebanyak 10 kabupaten/kota dan Level 1 sebanyak lima kabupaten/kota. Hingga jumlah keseluruhan kabupaten/kota yang masuk ke dalam Level 1 menjadi 26 kabupaten/kota, Level 2 menjadi 61 kabupaten/kota dan Level 3 menjadi 41 kabupaten/kota. Terkait detail keputusan ini akan kembali dituangkan dalam Inmendagri,” jelas Luhut dalam siaran pers, Senin (15/11/2021).

Namun, Luhut kembali mengingatkan pentingnya kehati-hatian bersama kembali, karena terdapat indikasi peningkatan Rt (angka reproduksi efektif) yang menunjukkan sinyal peningkatan kasus di Jawa Bali dalam sepekan terakhir ini.

Baca Juga : Presiden Jokowi Monitor 5 Provinsi yang Angka Covid-19 Naik Lagi

Hal ini juga dapat terlihat dari beberapa kabupaten/kota di Jawa Bali yang mulai mengalami peningkatan kasus dan perawatan Mingguan. Khusus wilayah Jawa Bali terdapat 29 persen kabupaten/kota yang mengalami peningkatan kasus dibandingkan Minggu lalu dan 34 persen kabupaten/kota yang mengalami peningkatan orang yang dirawat dibandingkan minggu lalu.

“Kehati-hatian harus dilakukan terutama untuk menghadapi Nataru (Natal dan Tahun Baru). Saat ini indikator Google Mobility yang memantau pergerakan masyarakat di Jawa Bali menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan di atas periode Nataru tahun lalu dan mendekati posisi Periode Idul Fitri pada Mei-Juni 2021,” pungkasnya.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini