5 Kasus Keracunan Makanan Memakan Banyak Korban, Sukabumi Paling Sering

Mohammad Adrianto S, Okezone · Senin 15 November 2021 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 337 2501995 5-kasus-keracunan-makanan-memakan-banyak-korban-sukabumi-paling-sering-kt56dE1we2.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Peristiwa keracunan makanan kerap terjadi di Indonesia. Makin parahnya, keracunan terjadi setelah menyantap hidangan acara yang mengundang banyak orang.

Dalam beberapa bulan terakhir, Okezone mengumpulkan sejumlah kejadian keracunan makanan memakan banyak korban. Baru-baru ini, kejadian peristiwa makanan kembali terjadi di Sukabumi pasca-pengunjung mendatangi pesta pernikahan.

Berikut sejumlah kejadian dimana keracunan makanan memakan banyak korban:

1. Keracunan Makanan Setelah Pesta Pernikahan

Keracunan makanan di acara pernikahan terjadi di wilayah Kampung Kebonkai RT 003/007, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu 14 November 2021.

Kejadian terungkap pada pukul 20.00 WIB, sebanyak 4 orang warga menderita gejala keracunan seperti rasa mual, muntah-muntah, pusing dan 2 orang mengalami mencret-mencret.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miki mengatakan bahwa keempat warga tersebut, 2 orang dilarikan ke RSUD Sekarwangi dan 2 orang lagi istirahat di rumahnya masing-masing.

"Keempat korban yang tercatat merupakan warga Kampung Kebonkai, 1 ibu rumah tangga bernama Dara Lestari (26) dan 1 anak bernama Ikram Nugraha (5) dibawa ke RSUD Sekarwangi, sedangkan Kokom Komariah (50) dan Duduh Sumitra (80) melakukan pengobatan di rumah," ujar Miki menerangkan kepada wartawan.

Baca juga: Warga Sukabumi Keracunan Makanan Setelah Hadiri Pesta Pernikahan

2. Keracunan Massal di Acara Maulid

Masih di Sukabumi, kejadian keracunan massal yang berasal dari makanan terjadi di Kampung Kubang RW 12, Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu 31 Oktober 2021.

Camat Cibadak, Lesto Rosadi mengatakan penyebab keracunan massal tersebut diduga berasal dari nasi kotak yang dibagikan kepada masyarakat.

"Dugaan sementara keracunan massal tersebut berasal dari konsumsi berupa nasi kotak yang dibagikan setelah acara Maulid Nabi di mesjid Kampung Kubang RW 12," ujar Lesto memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).

Sebanyak 39 warga mengalami mual, muntah dan pusing usai menyantap makanan. Warga kemudian dilarikan ke puskesmas guna mendapatkan penanganan kesehatan dari tim medis.

3. Puluhan Pelajar Keracunan Gorengan

Puluhan pelajar di Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat diduga mengalami keracunan makanan, Rabu 20 Oktober 2021.

Kapolsek Praya Barat AKP Heri Indrayanto menjelaskan, peristiwa itu bermula pada jam istirahat siswa siswi MI AL BASIAH berbelanja membeli gorengan tempe ditambah saos sambal yang dijual oleh Maini Alias Inaq Sapoan di halaman Sekolah.

Berselang 15 menit setelah memakan gorengan tempe saos sambal siswa/siswi tersebut merasakan gejala mual, muntah-muntah dan pusing.

"Sehingga akhirnya keluarga dan warga masyarakat melarikannya ke Puskesmas Mangkung untuk mendapatkan perawatan medis," katanya.

4. Keracunan Makanan Usai Hajatan

Kembali ke Sukabumi, ratusan orang di Kecamatan Purabaya mengalami keracunan seusai menyantap hidangan resepsi hajatan. 121 korban tercatat pada Sabtu 4 September 2021, pukul 22.30 WIB hingga pada Minggu (5/9/2021) pukul 04.00 WIB masuk ke Puskesmas Purabaya.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, Yatno Prayetno menyebutkan bahwa bencana ini merupakan masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Ratusan korban keracunan tersebut mengalami gejala mual dan muntah.

“Berdasarkan informasi dari Puskesmas Purabaya, bahwa pada hari Sabtu tanggal 4 September 2021 sekira pukul 22.30 WIB, petugas Puskesmas mendapat laporan di daerah Kecamatan Purabaya serta Kecamatan Jampangtengah ada kejadian luar biasa berupa keracunan massal dari makanan yang di dapat dari salah satu warga yang melaksanakan acara pernikahan,” ujar Yatno kepada wartawan.

5. Keracunan Makanan di Ngawi

Sebanyak 13 warga dari sekitar 50 orang yang menyantap hidangan selamatan salah satu warga Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, dirawat di Puskesmas Padas Kabupaten Ngawi, Senin 21 Juni 2021.

Diduga mereka keracunan makanan. Hingga malam kemarin, beberapa warga masih berdatangan untuk mendapatkan pertolongan dari ganguan pencernaan yang mereka rasakan.

Sakit yang dialami warga itu disinyalir kuat dari makanan yang mereka terima dari hidangan syukuran yang dikirim oleh salah satu warga dari jasa katering.

Rasa mual, pening, hingga muntah-muntah sudah dirasakan sejak Senin pagi hingga siang. Sehingga mereka harus dilarukan ke igd puskesmas setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini