Share

KPK Periksa Orang Kepercayaan Azis Syamsuddin terkait Suap Pengurusan Perkara

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 15 November 2021 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 337 2501930 kpk-periksa-orang-kepercayaan-azis-syamsuddin-terkait-suap-pengurusan-perkara-f0AoSLBKIQ.jpg Azis Syamsuddin saat ditahan di KPK (foto: dok MNC Portal)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua orang kepercayaan mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, hari ini, Senin (15/11/2021). Keduanya yakni, Aliza Gunado dan Edy Sujarwo.

Aliza dan Edy disebut pernah mengurus pengajuan tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Lampung Tengah (Lampteng). Pemeriksaan keduanya dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka AZ (Azis Syamsuddin)," kata Juru Bicara KPK, Ipi Maryati Kuding melalui pesan singkatnya, Senin (15/11/2021).

Baca juga:  KPK Gali Pengakuan Eks Penyidik Stepanus Robin soal 8 Beking Azis Syamsuddin

Selain dua orang kepercayaan Azis Syamsuddin, penyidik juga memeriksa satu saksi lainnya yakni, mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari. Pemeriksaan terhadap Rita dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Tangerang.

"Pemeriksaan dilakukan di Lapas Klas IIA Tangerang atas nama Rita Widyasari mantan Bupati Kutai Kartanegara," ucap Ipi.

Baca juga:  Azis Syamsuddin Panggil Rita 'Bunda' saat Arahkan Beri Keterangan Palsu ke KPK

Belum diketahui apa yang bakal didalami penyidik terhadap ketiga saksi tersebut. Diduga, penyidik bakal mengonfirmasi soal aliran uang pengurusan DAK Lampung Tengah lewat Aliza dan Edy. Sedangkan Rita, dikonfirmasi soal aliran uang dugaan suap pengurusan perkara.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin (AZ) sebagai tersangka. Politikus Golkar tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara yang sedang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

 

Azis diduga telah menyuap oknum penyidik KPK asal Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP) dan rekannya yang merupakan seorang Pengacara, Maskur Husain sebesar Rp3,1 miliar dari kesepakatan awal Rp4 miliar.

Uang suap itu diduga untuk mengurus perkara yang menjerat Azis dan Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Aliza Gunado di KPK. Azis dan Aliza diduga terjerat kasus dugaan suap terkait pengurusan Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017.

Atas perbuatannya, Azis disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini