Share

Kilang Minyak Terbakar Lagi, Komisi VII DPR Akan Panggil Direksi Pertamina

Kiswondari, Sindonews · Minggu 14 November 2021 07:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 14 337 2501438 kilang-minyak-terbakar-lagi-komisi-vii-dpr-akan-panggil-direksi-pertamina-7qead6Mjp9.jpg Foto: iNews.

JAKARTA - Kebakaran kilang minyak milik PT. Pertamina (Persero) kembali terjadi untuk kali ketiga pada tahun 2021 ini. Kali ini, insiden kebakaran terjadi di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah milik PT. Pertamina (Persero) yang terjadi pada Sabtu (13/11/2021) pukul 19.15 WIB.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno menyesalkan bahwa insiden kebakaran kilang minyak ini bisa terjadi sampai dengan tiga kali dalam setahun. Sehingga, perlu ada evaluasi yang sangat serius di internal Pertamina.

BACA JUGA: Kilang Minyak Cilacap Kebakaran Bertepatan Hari Jadi Kilang Pertamina Internasional

"Jadi menurut saya itu perlu evaluasi yang sangat serius terhadap proses, prosedur keamanan, operasional, teknis, perawatan, termasuk juga pada manajemen kilangnya. Karena kita sudah melihat adanya kebakaran sampai dengan tiga kali," kata Eddy saat dihubungi, Minggu (14/11/2021).

Padahal, Eddy melanjutkan, Komisi VII sebelumnya sudah meminta kepada Pertamina untuk melakukan peningkatan pengamanan, perawatan, dan juga prosedur dan sistem di sana. Pihaknya pun heran jika insiden tersebut kembali terjadi.

BACA JUGA: Kebakaran Tangki Minyak di Cilacap, Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite Aman

"Tapi kok bisa terjadi lagi, nah ini yang kita sesalkan sampai bisa terjadi," ungkapnya.

Oleh karena itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN ini memastikan bahwa Komisi VII DPR akan memanggil Direksi Pertamina dan meminta penjelasan terkait insiden ini dalam waktu dekat. Namun, pihaknya akan memberikan kesempatan pada Pertamina untuk menelaah insiden ini sehingga Komisi VII DPR mendapatkan jawaban yang komprehensif.

"Kita akan berikan kesempatan pada Pertamina untuk bisa melakukan penelaahan di lapangan karena bagaimana pun juga ketika kita panggil, kita ingin mendapatkan penjelasan yang akurat, yang komprehensif," tandas mantan Chief Financial Officer PT Bakrie Indo Infrastructure ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini