Share

4 Pencurian Besi Proyek yang Bikin Heboh

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Minggu 14 November 2021 06:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 14 337 2501430 4-pencurian-besi-proyek-yang-bikin-heboh-tmYCAOPxZF.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pencurian besi proyek kembali marak terjadi di tanah air pada 2021 ini. Sebenarnya, kasus tersebut juga pernah ramai pada tahun 2020.

Pelakunya tak lain adalah pekerja proyek itu sendiri. Akibatnya, pelaksana proyek pun mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Berikut adalah daftar kasus pencurian besi proyek yang menghebohkan.

1. Cipinang Melayu, Jakarta Timur

Besi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Cipinang Melayu dicuri pada 30 Oktober 2021. Pencurian itu diketahui oleh penjaga keamanan proyek. Usai ketahuan, tersangka yang diketahui berjumlah 5 orang melarikan diri dan meninggalkan mobil bak terbuka.

Dalam mobil itu, ditemukan besi proyek hasil curian. Para tersangka akhirnya berhasil diringkus pada 3 November 2021. Kepada polisi, kelimanya mengaku sudah menjalankan aksi itu selama 6 bulan. Jika ditotal, sudah ada sebanyak 111.081 kg besi yang dijual.

Kasus ini masih terus diselidiki pihak kepolisian, apakah ada orang dalam yang ikut terlibat. Sementara itu, para tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara.

2. Kuningan, Jakarta Selatan

Seorang pria tertangkap kamera tengah melakukan pencurian besi proyek monorel di jalan H.R Rasuna Said, Kuningan pada 17 Juli 2021. Meskipun terlihat beraksi seorang diri, namun diduga ada pelaku lain yang juga ikut terlibat.

Dalam melakukan aksinya, pelaku terlihat memotong besi dengan menggergajinya. Hasilnya, ada 6 buah besi yang berhasil digondol.

Beberapa hari usai kejadian viral itu, polisi berhasil meringkus pelaku berinisial MS yang merupakan juru parkir. Ia nekat mencuri karena harus menebus motornya yang ada di bengkel. Atas perbuatannya itu, MS terancam hukuman penjara sebanyak-banyaknya 7 tahun.

3. Magelang, Jawa Tengah

BD, 44 tahun warga Magelang, Jawa Tengah harus berurusan dengan aparat keamanan karena melakukan pencurian besi proyek rehabilitasi jalan KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional).

Aksinya itu dilakukan sekitaran bulan Maret hingga Juni 2021. Melansir iNews.id, polisi awalnya mendapat laporan dari 2 perusahaan yang menjadi korban. Para korban mengaku kehilangan 179 besi tree grate yang sudah dipasang di bawah pohon, yang terletak di sepanjang trotoar jalan Mayor Kusen dan jalan Syailendra.

Akibat kasus ini, korban menderita kerugian hingga Rp 152 juta. Polisi pun bergerak cepat menyelidiki kasus ini.

Tak berapa lama, ditemukan adanya potongan besi serupa dengan besi yang dicuri. Besi itu ditemukan di tukang rongsokan. Setelah dilakukan pemeriksaan, tukang rongsok tersebut mengaku mendapatkan besi dari seseorang.

Ciri-ciri orang tersebut sama persis seperti apa yang ada dalam kesaksian pihak korban. Akhirnya, tersangka berhasil diungkap dan diringkus. Polisi juga menyita alat untuk memecah besi dan sebuah unit sepeda motor.

 

4. Sleman, DIY

Polisi berhasil mengamankan 7 orang tersangka pencurian besi proyek pembangunan jalan lingkar barat Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM). Rupanya, ketujuh tersangka itu tak lain adalah para pekerja proyek.

Kasus ini terungkap setelah pelaksana proyek melaporkan telah kehilangan sejumlah besi ulir di lokasi kerjanya pada 25 Juni 2020. Karena merupakan orang dalam, maka para tersangka bisa dengan mudah menggondol besi-besi proyek itu.

Perannya pun beragam, ada yang bertugas mengawasi aksi, memotong besi dan menaikkannya ke mobil serta menjualnya. Pencurian ini diketahui dilakukan pada Mei hingga Juni 2020. Para tersangka membagikan hasil penjualan besi sesuai perannya saat beraksi.

 
1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini