Share

Strategi Raja Kasunanan Kartasura Buang Untung Surapati untuk Kelabui VOC

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 13 November 2021 07:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 13 337 2501099 strategi-raja-kasunanan-kartasura-buang-untung-surapati-untuk-kelabui-voc-CwX9M6u2cq.jpg Kapal VOC/ wikipedia

PASCA terbunuhnya Kapten Tack oleh pasukan Untung Surapati dibantu Kasunanan Kartasura, persoalan baru muncul. Raja Kasunanan Kartasura Sultan Amangkurat II harus menyembunyikan skenario bahwa yang membunuh Kapten Tack adalah Pangeran Puger, untuk melindungi Untung Surapati.

(Baca juga: Horornya Mako Kopassus Kandang Menjangan, Tempat Serda Ucok Ditempa hingga Markas Untung Surapati)

Hal ini tentu membuat adanya konflik pada penagihan utang Sunan Amangkurat II pada VOC atas biaya penumpasan pemberontakan Trunajaya. Sebagaimana dikisahkan di buku "Untung Surapati Melawan VOC Sampai Mati" karya Sri Wintala Achmad, siasat cerdas kembali dilakukan Sultan Amangkurat II.

Sunan Amangkurat II akhirnya membuang Untung Surapati dari bumi Kartasura dengan cara halus. Di mana Sunan Amangkurat II kemudian menobatkan Untung Surapati sebagai adipati di Pasuruhan bergelar Wiranagara. Siasat ini dilakukan ditujukan untuk meyakinkan pada VOC bahwa Sunan Amangkurat II ingin menangkap Untung Surapati yang akan memberontak terhadap Kartasura, dan telah membunuh Kapten Tack.

(Baca juga: Gerilya Untung Surapati Kerahkan Para Budak Lawan VOC)

Patih Anrangkusuma pun turut dibuang ke Pasuruhan oleh Sunan Amangkurat II. Sebab Patih Anrangkusuma lah yang juga turut membantu Untung Surapati di garis terdepan melawan VOC di bawah pimpinan Kapten Tack. Konon momen pembuangan kedua tokoh penting di Kasunanan Kartasura ini digambarkan pada Babad Trunajaya Surapati, dimana Sunan Amangkurat II bertitah kepada Untung Surapati yang mengatakan, bahwa Pasuruhan dihadiahkan khusus untuk Untung Surapati. Sambil menyembah kepada raja, Untung Surapati mengucapkan terima kasih kepada Sunan Amangkurat II.

Serupa dengan Untung Surapati, pelepasan Patih Anrangkusuma ke Pasuruhan untuk mendampingi Untung Surapati juga lansung dititahkan Sunan Amangkurat II. Peristiwa ini juga digambarkan pada Babad Trunajaya Surapati. Anrangkusuma yang menerima permintaan raja, kemudian menyembah dan siap menjalankan perintah Sunan Amangkurat II. Sesudah Anrangkusuma mendampingi pemerintahan Untung Surapati di Pasuruhan, Arya Sindurreja sebagai patih di Kartasura.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Sesudah pengangkatan Untung Surapati sebagai adipati, Sunan Amangkurat II memerintahkan pada putra menantu Patih Anrangkusuma untuk membuat kekacauan dk sepanjang jalan dari Kartasura ke Pasuruhan. Hal ini dimaksudkan agar pengejaran pasukan gabungan Madura Surabaya, terhadap Untung Surapati serta Patih Anrangkusuma, tersebut tidak dicurigai oleh VOC sebagai sandiwara belaka.

Konon saat berada di Pasuruhan, Untung Surapati yang dikenal dengan Tumenggung Wiranagara berhasil menaklukkan sejumlah wilayah di Jawa Timur. Beberapa daerah di Jawa Timur misalnya Bangil, Probolinggo, Pajarakan, Japanan, Wirasaba, Daha, Srengat, Ngantang, dan daerah timur laut di Gunung Wilis, berhasil ditaklukkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini