Lulus TNI AD, Anak Penjual Gula Ternyata Miliki Segudang Prestasi

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 12 November 2021 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 337 2500866 lulus-tni-ad-anak-penjual-gula-ternyata-miliki-segudang-prestasi-tBobszavJj.jpg Sarpan bersama keluarga (foto: istimewa)

JAKARTA - Sarpan (20), pemuda yang berhasil lulus Tamtama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), ternyata memiliki segudang prestasi di bidang olahraga yakni atlet softball dan catur.

Menurut rekan Sarpan, Faizal, Sarpan merupakan pemuda yang berprestasi yang kerap menyandang juara 1 setiap perlombaan di Provinsi Banten hingga kabupaten.

"Sebenarnya dia itu pemuda berprestasi di Porda, dia tercatat atlet softball di Kabupaten Lebak dan juga juara 1 catur ditingkat provinsi," kata Faizal kepada Okezone, Jumat (12/11/2021).

Baca juga:  Lolos Tantama TNI AD, Berkalung Bunga Anak Penjual Gula Diarak Warga saat Pulang

Menurutnya, pada tahun lalu ia membimbing anak pasangan Rasan dan Saripah ini mulai dari sekolah tinggi hingga berhasil lulus menjadi anggota TNI AD.

"Awalnya saya bertemu dengan Sarpan pada tahun lalu, dan memberikan bimbingan karena ia gigih. Ia ingin sekali sekolah yang tinggi agar dapat membantu kedua orangtuanya yang sudah tak mampu lagi," tuturnya.

Baca juga: Kisah Haru Anak Penjual Gula Lolos TNI AD, Jalan Kaki hingga 48 Kilometer

Kata Faizal, Sarpan merupakan anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, karena orangtuanya cacat dan menjual gula keliling yang berjarak 12 kilometer jika ingin belanja ke pasar. Sarpan pun bersekolah di SMAN Rangkasbitung bukan dorongan dari orangtua, Sarpan lulus pada 2019.

"Sekolah pun atas kemauan dia sendiri, dan bukan dukungan dari orangtua. Dia ingin sekolah berjenjang yang tinggi. Lalu, dia kuliah tanpa sepengetahuan orangtua dan tinggal di rumah gurunya sambil membantu," beber Faizal.

Faizal pun menceritakan disaat Sarpan hendak pulang ke Kecamatan Sobang ia berjalan kaki atau lari kecil sejauh 48 kilometer, dengan kondisi letak geografis naik turun perbukitan.

"Setiap ditawari untuk naik ke kendaraan umum tapi tidak mau, dengan alasan ingin berolahraga. Tapi pada dasarnya dia tidak mau ketahuan jika tidak mempunyai uang dan malu dengan keluarganya," beber Faizal.

Dan tahun ini, kata Faizal, ia lulus setelah mendaftar Tamtama TNI AD Kodam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, tanpa biaya sepeser pun.

"Dan Alhamdulillah tahun ini, ia lulus usai mendaftar Tamtama TNI AD Kodam III Siliwangi Bandung, diterima dengan nilai yang memuaskan, lolos tanpa biaya seper pun, ya paling mengeluarkan biaya untuk admin dan ongkos ke Bandung," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini