Share

Lolos Tamtama TNI AD, Berkalung Bunga Anak Penjual Gula Diarak Warga saat Pulang

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 12 November 2021 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 337 2500804 lolos-tantama-tni-ad-berkalung-bunga-anak-penjual-gula-diarak-warga-saat-pulang-gfkLgfuu4W.jpg Sarpan saat diarak warga saat pulang ke rumah (foto: istimewa)

JAKARTA - Sarpan (20), pemuda dari keluarga tak mampu berhasil lulus Tamtama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD). Pemuda asal Kampung Cikawah, Desa Sobang, Lebak, Banten ini, diarak warga saat tiba di kampung halamannya usai menjalani pendidikan di Bandung, Jawa Barat.

"Iya saat pulang ke rumah Sarpan dijemput warga di pintu masuk Desa Sobang," kata rekan Sarpan, Faizal kepada Okezone, Jumat (12/11/2021).

Baca juga: Kisah Haru Anak Penjual Gula Lolos TNI AD, Jalan Kaki hingga 48 Kilometer

Saat dijemput oleh warga, kata Faizal, Sarpan langsung dikalungi bunga dan berjalan kaki bersama-sama dari depan desa hingga ke rumahnya yang mencapai 3 kilometer.

"Untuk ke dalam sejauh kurang lebih 3 kilometer," tuturnya.

 Baca juga: Bintang Empat di Pundak, Andika Perkasa Tak Risih Makan Satu Meja dengan Pekerja Bangunan

Kerabat Sarpan, Faizal menceritakan dirinya saat bertemu pemuda berprestasi tersebut yang ingin sekolah tinggi dan membantu keluarga.

"Awalnya saya bertemu dengan Sarpan pada tahun lalu, dan memberikan bimbingan karena ia gigih. Ia ingin sekali sekolah yang tinggi agar dapat membantu kedua orangtuanya yang sudah tak mampu lagi," kata Faizal.

Menurut Faizal, Sarpan merupakan anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, karena orangtuanya cacat dan menjual gula keliling yang berjarak 12 kilometer jika ingin belanja ke pasar. Sarpan pun bersekolah di SMAN Rangkasbitung bukan dorongan dari orangtua, Sarpan lulus pada 2019.

"Sekolah pun atas kemauan dia sendiri, dan bukan dukungan dari orangtua. Dia ingin sekolah berjenjang yang tinggi. Lalu, dia kuliah tanpa sepengetahuan orangtua dan tinggal di rumah gurunya sambil membantu," beber Faizal.

Faizal pun menceritakan disaat Sarpan hendak pulang ke Kecamatan Sobang ia berjalan kaki atau lari kecil sejauh 48 kilometer, dengan kondisi letak geografis naik turun perbukitan.

"Setiap ditawari untuk naik ke kendaraan umum tapi tidak mau, dengan alasan ingin berolahraga. Tapi pada dasarnya dia tidak mau ketahuan jika tidak mempunyai uang dan malu dengan keluarganya," beber Faizal.

Dan tahun ini, kata Faizal, ia lulus setelah mendaftar Tamtama TNI AD Kodam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, tanpa biaya sepeser pun.

"Dan Alhamdulillah tahun ini, ia lulus usai mendaftar Tamtama TNI AD Kodam III Siliwangi Bandung, diterima dengan nilai yang memuaskan, lolos tanpa biaya seper pun, ya paling mengeluarkan biaya untuk admin dan ongkos ke Bandung," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini