Share

Ini Pesan Ketua KPK kepada Kepala Daerah

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 12 November 2021 08:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 337 2500590 -ek4jag9Kqz.jpg Ketua KPK, Firli Bahuri (foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri menitipkan pesan kepada seluruh kepala daerah agar tidak melewatkan begitu saja jabatan publiknya selama lima tahun. Ditekankan Firli, para kepala daerah harus bisa menjadi pemimpin dan pelopor yang berintegritas selama menjabat.

Demikian diungkapkan Firli saat berpidato di depan seluruh kepala daerah di Jawa Tengah dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi Terintegrasi pada Kamis, 11 November 2021, kemarin. Rakor tersebut digelar dalam rangka acara menyambut Hari Anti Korupsi Sedunia.

"Menjadi leader dan pelopor mempunyai peran penting. Lima tahun menjabat jangan lewat begitu saja, fokus untuk sejahterakan masyarakat," ucap Firli melalui pesan singkatnya, Jumat (12/11/2021).

Baca juga:  Ketua KPK Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Firli mengajak kepada seluruh kepala daerah, khususnya di Jateng untuk memperkuat integritas diri. Sebab, menurutnya, korupsi bermula dari keserakahan, adanya kesempatan ditambah kekuasaan.

"Karena siapapun bisa terlibat perkara korupsi atau menjadi koruptor karena kekuasaan, ada kesempatan, dan kurangnya integritas. Mari bangun, jaga, dan pelihara integritas!," tegasnya.

Baca juga:  KPK Sebut Jual Beli Jabatan Jadi Modus Korupsi Kepala Daerah

Lebih lanjut, Firli mengingatkan lima peran penting kepala daerah, yaitu mewujudkan tujuan negara; menjamin stabilitas politik dan keamanan; menjamin keselamatan masyarakat dari segala gangguan bencana dan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Kemudian, menjamin kepastian kemudahan investasi dan perizinan berusaha; serta menjamin keberlangsungan program pembangunan nasional. Di tangan pemimpin daerah, Indonesia bisa maju kedepannya.

"Kalau Bapak, Ibu lupa, maka saya ingin mengingatkan kembali kenapa Bapak, Ibu ingin menjadi kepala daerah. Masa depan daerah tergantung pada apa yang kita lakukan saat ini," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Firli juga meminta kepala daerah untuk mengevaluasi capaian pemerintahannya dalam mewujudkan perbaikan di daerah. Dia menyebut ada tujuh indikator yang dapat dijadikan ukuran keberhasilan kepala daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Tujuh tolok ukur keberhasilan kepala daerah tersebut yakni, persentase angka kemiskinan; pengangguran; kematian ibu melahirkan; kematian bayi; indeks pembangunan manusia; pendapatan perkapita; dan angka gini ratio.

"Tolong kepala daerah cek apakah program di APBD nya sudah mengarah pada upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Angka-angka capaian indikator ini modal untuk melakukan pembangunan," pintanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini