Share

Jusuf Kalla Izinkan Korban Bencana Alam Berlindung di Masjid

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 11 November 2021 08:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 337 2500009 jusuf-kalla-izinkan-korban-bencana-alam-berlindung-di-masjid-jq4UBdu5m5.jpg Jusuf Kalla (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK) mengizinkan masjid-masjid di Indonesia menjadi tempat berlindung bagi masyarakat korban bencana alam seperti La Nina.

Hal tersebut disampaikan JK dalam acara Tasyakuran penggunaan Gedung DMI dan Rapat Kerja Nasional Dewan Masjid Indonesia Tahun 2021 di Kantor Pusat DMI, Jalan Matraman, Jakarta Timur, Rabu 10 November 2021.

JK merasa prihatin dengan banyaknya kejadian bencana alam di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Biasanya, kata JK, masyarakat yang terkena bencana itu memilih masjid untuk jadi tempat berlindung maupun tinggal sementara.

“Itu sudah jadi kebiasaan. Tapi tidak apa-apa. Kita akan izinkan hal itu dan kita tinggal atur dengan baik,” kata JK melalui keterangan tertulisnya dikutip pada Kamis (11/11/2021).

JK menambahkan, partisipasi masjid dengan menjadi penampungan bagi warga korban bencana merupakan bagian dari program DMI. Program itu juga telah dikonsolidasikan ke seluruh pengurus DMI di seluruh Indonesia.

Baca juga: JK Harap Pelaksanaan Ibadah Haji Dapat Berjalan Normal Kembali Tahun Depan

JK menganggap, bahwa masjid memiliki banyak fungsi selain menjadi tempat beribadah semata. “Masjid juga mempunyai fungsi lain seperti melindungi masyarakat,” tegas mantan Wapres tersebut.

Olehnya itu, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu mengingatkan kepada jajaran pengurus DMI di seluruh daerah untuk bersiap menghadapi fenomena bencana alam utamanya karena La Nina.

Baca juga: Antisipasi Potensi La Nina, JK Siagakan Jutaan Relawan PMI

Tak hanya konsolidasi internal di DMI, JK juga melakukan koordinasi dengan organisasi keagamaan, seperti MUI, NU, Muhammadiyah serta organisasi lainnya utamanya penanganan bersama dalam menghadapi bencana alam.

Lebih jauh JK bersyukur, kesadaraan beribadah bagi umat Islam di Indonesia cukup tinggi. Hal itu ditandai dengan jumlah masjid yang bertumbuh pesat.

Ia menyebutkan, saat ini masjid di Indonesia berjumlah lebih dari 800 ribu, yang tersebar di banyak tempat. Seperti perkantoran, gedung-gedung, mal hingga tempat-tempat transit

“Jumlah ini tentu saja jadi potensi besar untuk memaksimalkan kegiatan-kegiatan sosial serta bentuk perhatian agar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca juga: Sekjen DMI Minta Tempo Sound System Masjid Dipersingkat

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini