Share

Satgas Minta Pemda Terus Pantau Data Kenaikan Kasus Covid-19

Riezky Maulana, iNews · Rabu 10 November 2021 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 337 2499897 satgas-minta-pemda-terus-pantau-data-kenaikan-kasus-covid-19-ozBnckx6Hw.jpg Ilustrasi (Freepik)

JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, pemerintah menggunakan analisis 7 day moving average pada 1 hingga 7 November 2021 untuk memantau perkembangan Covid-19 di daerah. Analisis itu menggunakan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui sistem Bersatu Lawan Covid-19.

Dia menerangkan, analisis untuk memantau perkembangan dan melihat pola perkembangan kasus Covid-19. Menurut dia, baik bupati atau wali kota bisa menggunakan analisis dengan cara membandingkan rata-rata kasus harian selama 7 hari dengan rata-rata kasus harian selama 7 hari sebelumnya.

"Apabila kabupaten atau kota menunjukkan peningkatan maka hal ini perlu diantisipasi terlebih kita akan segera memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)," ujar Wiku dalam keterangannya dikutip dari laman covid-19.go.id, Rabu (10/11/2021).

Melihat hasil analisis minggu ini, Wiku menungkapkan, terdapat beberapa kabupaten/kota mengalami tren kenaikan yang semuanya berasal dari Pulau Jawa. Dia menuturkan, di Banten terdapat 2 dari 8 kabupaten/kota atau 25 persen yaitu Lebak dan Kota Tangerang.

Kemudian, di DKI Jakarta, terdapat 3 dari 6 kabupaten/kota atau 50 persen yakni Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Di Provinsi Jawa Barat terdapat 7 dari 27 kabupaten kota atau 26 persen yaitu Sukabumi, Cirebon, Sumedang, Bekasi, Kota Bogor, Kota Bekasi dan Kota Depok.

Baca Juga : Waspada, Kasus Covid-19 di Jakarta Mulai Merangkak Naik

Sementara itu, di DI Yogyakarta terdapat 2 dari 5 kabupaten kota atau 40 persen, yaitu Kulonprogo dan Bantul. Di samping itu, di Jawa Tengah terdapat 10 dari 35 kabupaten/kota atau 28,6 persen yaitu Banjarnegara, Boyolali, Grobogan, Temanggung, Tegal, Wonosobo, Karanganyar, Blora, Kendal dan Kota Surakarta.

Lalu di Jawa Timur terdapat 8 dari 38 kabupaten/kota atau 21,05 persen yaitu Pacitan, Banyuwangi, Madiun Bojonegoro, Trenggalek, Mojokerto Ngawi dan Pamekasan.

Dia menuturkan, dari persebaran tersebut penyumbang terbesar kabupaten/kota yang meningkat berasal dari Jawa Tengah yaitu memiliki 10 kabupaten/kota yang mengalami tren kenaikan kasus. Oleh karenanya, kepala daerah diimbau untuk terus membaca dan menganalisa data tersebut.

"Apabila para bupati/walikota dapat memantau dan menganalisis data di wilayahnya masing-masing, maka sedikit saja ada tren peningkatan dapat terdeteksi dan terantisipasi dengan lebih cepat," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini