Share

Epidemiolog Sebut Varian Covid AY.4.2 Tidak Terlalu Berbahaya

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 08 November 2021 23:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 337 2498775 epidemiolog-sebut-varian-covid-ay-4-2-tidak-terlalu-berbahaya-qWPPuAZWwd.jpg Illustrasi (foto: freepick)

JAKARTA - Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono menyebut varian Covid AY.4.2 tidak terlalu berbahaya. Selain itu, ia menilai bahwa varian yang berasal dari Malaysia tersebut mungkin sudah masuk ke Indonesia.

"Mungkin sudah masuk (AY.4.2) ke Indonesia. Tidak terlalu berbahaya," ujar Pandu kepada MNC Portal, Senin (8/11/2021).

Baca juga:  Sempat Capai 117 Kasus Covid-19, Wagub DKI Sebut Akibat Pelonggaran

Pandu pun menilai bahwa varian tersebut merupakan subvarian Delta. Oleh karenanya, ia mengimbau agar masyarakat tidak usah panik atau parno atas masuknya varian AY.4.2 itu.

"Itu masih varian delta. Subvarian delta. Walaupun delta mendominasi, kita sudah berhasil mengatasinya, kenapa terlalu parno," jelasnya.

Baca juga:  Kasus Aktif Turun 48 Kasus, Warga Diimbau Tetap Patuhi Prokes

Lebih lanjut, Pandu menambahkan pemerintah tidak perlu menarik rem darurat atau mencabut pelonggaran PPKM atas masuknya varian tersebut. Ia menekankan agar surveilans terus di tingkatkan.

"Tidak perlu (rem darurat) Pelonggaran jalan terus. Surveilans saja yang perlu ditingkatkan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, varian Delta Plus AY.4.2. ini disebut lebih ganas 15 persen dari varian delta yang saat ini telah menyebar ke Indonesia. Karenanya, pemerintah mewaspadai betul varian AY.4.2. tersebut.

"Delta varian AY ini 15 persen lebih ganas dari delta varian sekarang. Kalau ada teman, atau saudara atau keluarganya atau sendiri kena, silakan leha-leha, tapi saya tidak mau, saya akan tetap tegas, kita akan sesuaikan dengan perilaku Covid-19 ini," ujar Luhut usai mengikuti ratas bersama Presiden Jokowi secara virtual.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini